Timsel Calon Anggota Komisi Informasi Jamin Kerahasiaan Soal Seleksi
SEMARANG – Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Informasi (KI) Jawa Tengah menggandeng Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dalam tahap seleksi calon komisioner KI 2027-2031. Tahap awal, dilakukan dengan menyerahkan berkas soal tes potensi untuk selanjutnya diproses menjadi database soal Computer Assisted Test (CAT).
Ketua Timsel KI Jateng Dhoni Widianto mengatakan, konsep soal seleksi calon komisioner komisi informasi, disusun dan dibahas bersama semua tim seleksi. Setelahnya, berkas soal diserahkan langsung kepada Kabiro Teknologi Informasi, dan Komunikasi Udinus Mohammad Sidik, dalam kondisi tertutup dan tersegel, guna menjaga kerahasiaan materi ujian.
“Ketika kami menyerahkan, kami memastikan soal yang diserahkan itu betul-betul aman, tertutup, dan disegel. Sehingga kerahasiaan betul-betul kita jaga, guna memastikan proses seleksi berlangsung profesional dan objektif,” ujarnya, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, soal tersebut akan disiapkan dalam sistem CAT untuk digunakan dalam tes potensi yang diikuti 56 peserta yang telah lolos seleksi administrasi. Adapun, tes dijadwalkan pada Senin (21/9/2026), di Laboratorium Komputer lantai 2, Gedung D Fakultas Kesehatan Udinus.
Dhoni mengatakan, Timsel memilih Udinus karena memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan tes berbasis CAT. Pengalaman tersebut dinilai menjadi salah satu dasar, untuk menggandeng Udinus dalam pelaksanaan tes potensi seleksi KI Jateng.
“Kami meyakini dengan adanya kerja sama ini, untuk menghasilkan calon-calon Komisi Informasi Publik yang betul-betul berintegritas dan hasilnya bisa objektif,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan CAT, soal maupun pilihan jawaban akan diacak. Pola tersebut diterapkan untuk meminimalkan peluang terjadinya kecurangan antarpeserta.
Dhoni juga mengingatkan peserta agar mempersiapkan diri dan menjaga integritas saat ujian, dengan tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apapun.
Selain itu, peserta tidak diperkenankan membawa telepon seluler ke ruang ujian. Peserta juga diwajibkan menggunakan kartu peserta dan membawa identitas sesuai ketentuan.
Nantinya, 56 peserta akan dibagi ke dalam dua ruang ujian, dengan masing-masing ruangan menampung 28 peserta.
“Timsel akan terus menjaga profesionalisme dan objektivitas selama seluruh tahapan seleksi berlangsung,” pungkas Dhoni. (Pd/Ul, Diskomdigi Jateng)



