LPPM UNNES Dorong Transformasi Koperasi Lewat Program Inkubasi LPDB 2025, Dampingi 16 Koperasi di Jateng

Selama enam bulan ke depan, koperasi peserta akan menjalani serangkaian kegiatan intensif seperti coaching clinic, mentoring, pendampingan manajerial, kunjungan lapangan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala, baik secara luring maupun daring

Senin, 21 April 2025 - 16:43 WIB
LPPM UNNES Dorong Transformasi Koperasi Lewat Program Inkubasi LPDB 2025, Dampingi 16 Koperasi di Jateng
Kick off meeting program ini digelar pada Sabtu (19/4) di Ruang Borobudur, Gedung LPPM UNNES, Sekaran.

WAWASAN.NEWS - Dalam upaya memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi memulai program pendampingan terhadap 16 koperasi di Jawa Tengah.

Program ini merupakan bagian dari Program Inkubasi Koperasi yang digagas Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) tahun 2025.

Sebanyak 15 koperasi sektor riil dan 1 koperasi simpan pinjam menjadi sasaran program ini, tersebar di 10 kabupaten/kota, antara lain Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Sukoharjo, Surakarta, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Kendal, Pemalang, dan Pekalongan.

Kick off meeting program ini digelar pada Sabtu (19/4) di Ruang Borobudur, Gedung LPPM UNNES, Sekaran.

Dalam sambutannya, Ketua LPPM UNNES, Prof. Dr. R. Benny Riyanto, menyampaikan bahwa inisiatif ini bukan sekadar bentuk kontribusi akademik, melainkan wujud nyata pengamalan amanat konstitusi bahwa koperasi adalah sokoguru perekonomian nasional.

“Program ini adalah bentuk mutualisme berkelanjutan antara kampus dan masyarakat. UNNES tidak hanya mendidik, tetapi juga hadir dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi,” ujarnya.

Program ini melibatkan 20 narasumber dan pendamping dari berbagai disiplin ilmu.

Para peserta inkubasi akan mendapatkan pembekalan dari berbagai materi strategis, termasuk sosialisasi LPDB yang disampaikan oleh Kepala Divisi Perencanaan LPDB Kemenkop, Saefudin Zuhri.

Materi lainnya meliputi pengantar kelembagaan koperasi, manajemen umum, serta keuangan koperasi.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan Initial Assessment dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara koperasi tenant dengan Inkubator Bisnis (IUB) LPPM UNNES.

Selama enam bulan ke depan, koperasi peserta akan menjalani serangkaian kegiatan intensif seperti coaching clinic, mentoring, pendampingan manajerial, kunjungan lapangan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala, baik secara luring maupun daring.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi, memperluas akses pendanaan, serta mendukung UMKM lokal untuk berkembang secara berkelanjutan dan mandiri.

Dengan pendekatan berbasis pendampingan dan kolaborasi lintas sektor, UNNES kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus konservasi yang tak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga turut membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

***

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI