Fun Run Night Warnai City Gas Tour 2026 PGN, Ratusan Warga dan Komunitas Turut Meramaikan
Bukan hanya komunitas olahraga yang ambil bagian. Sejumlah komunitas dengan latar belakang berbeda, termasuk komunitas Mandarin dan Bollywood, turut bergabung dalam kegiatan tersebut.
WAWASAN.NEWS, Suasana Kota Lama Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) malam tampak berbeda. Hampir 500 peserta dari berbagai komunitas ikut meramaikan Fun Run Night yang menjadi salah satu rangkaian City Gas Tour 2026 yang digelar PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).
Bukan hanya komunitas olahraga yang ambil bagian. Sejumlah komunitas dengan latar belakang berbeda, termasuk komunitas Mandarin dan Bollywood, turut bergabung dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran berbagai komunitas membuat City Gas Tour di Surabaya tidak sekadar menjadi agenda sosialisasi mengenai gas bumi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi PGN untuk membangun interaksi dan kedekatan dengan masyarakat melalui aktivitas yang lebih santai dan terbuka.
Selain Fun Run Night, City Gas Tour juga diisi berbagai kegiatan lain seperti Pound Fit, lomba joget India, serta bazar makanan.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan di kawasan Kota Lama Surabaya.
Satukan Komunitas Lewat City Gas Tour
Keterlibatan berbagai komunitas menjadi salah satu daya tarik pelaksanaan City Gas Tour di Surabaya.
Peserta Fun Run Night tidak hanya datang untuk berolahraga, tetapi juga berbaur dengan komunitas lain. Komunitas Mandarin dan Bollywood menjadi bagian dari keberagaman peserta yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut.
Melalui pendekatan ini, PGN berupaya menyampaikan edukasi mengenai pemanfaatan gas bumi dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III, Hedi Hedianto, mengatakan City Gas Tour merupakan salah satu upaya perusahaan untuk memperkenalkan GasKita kepada masyarakat.
“City Gas Tour adalah ikhtiar kami untuk terus mempromosikan dan mengenalkan GasKita kepada masyarakat. GasKita merupakan penyaluran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di perumahan-perumahan dan usaha kecil yang ada di wilayah operasional PGN,” kata Hedi.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai manfaat gas bumi sebagai salah satu pilihan energi untuk kebutuhan sehari-hari.
“Gas bumi adalah energi bersih yang tersedia 24 jam. Energi ini berasal dari bumi Indonesia sendiri, tidak impor, dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya maupun wilayah lainnya,” ujarnya.
Dukung Pengembangan 59.990 Sambungan Rumah
Di balik kemeriahan City Gas Tour, PGN juga membawa agenda besar berupa pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di Surabaya dan Gresik.
Pada periode 2025-2026, PGN menargetkan pembangunan jaringan baru yang dapat melayani sekitar 59.990 sambungan rumah (SR) di Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik.
Saat ini, jumlah pengguna gas bumi PGN di kedua wilayah tersebut telah mencapai sekitar 61.000 pelanggan. Jumlah itu mencakup pelanggan rumah tangga, komersial, hingga industri.
Area Head PGN Surabaya, Arief Nurrachman, mengatakan edukasi melalui City Gas Tour tidak hanya menyangkut manfaat gas bumi.
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai keamanan dan keselamatan dalam menggunakan gas bumi. Selain itu, PGN mengajak warga ikut menjaga infrastruktur jaringan gas yang berada di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap seluruh masyarakat Kota Surabaya bisa menyambut gembira proses pengembangan jargas dan dapat berlangganan gas PGN. Mengingat gas bumi merupakan energi bersih, ramah lingkungan, efektif, dan efisien,” ujar Arief.
36 Ribu Warga Sudah Sampaikan Minat Berlangganan
Perluasan jargas PGN mendapat respons cukup tinggi dari masyarakat.
Hingga Agustus 2026, PGN mencatat sekitar 36.000 formulir minat berlangganan atau permintaan pemasangan jaringan gas bumi telah diterima dari masyarakat.
Pembangunan jaringan tahun ini mencakup sejumlah kawasan di Surabaya, mulai dari Surabaya Timur, Surabaya Tengah, Surabaya Barat, hingga sebagian wilayah Surabaya Utara.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kota Surabaya dan berbagai pemangku kepentingan. PGN juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang masuk dalam wilayah sasaran pembangunan jaringan.
Bagi masyarakat yang telah menggunakan gas bumi, kepraktisan menjadi salah satu alasan utama.
Sindy Wahyudi, warga Jojoran, Surabaya, misalnya, telah menggunakan gas bumi selama sekitar satu tahun. Ia merasakan manfaat karena tidak perlu lagi memikirkan persediaan gas untuk memasak.
“Kami merasakan manfaat dari penggunaan gas bumi, lebih murah dan praktis. Kami tidak lagi mengalami kebingungan karena kehabisan gas, terutama kalau malam hari. Selain itu, lebih safety,” ujar Sindy.
Ia menyebut aliran gas di rumahnya juga berjalan tanpa kendala selama menggunakan layanan tersebut.
Hal senada disampaikan Maria, warga Rungkut Menanggal Harapan, Surabaya. Menurutnya, gas bumi memberikan rasa nyaman karena praktis dan mudah digunakan.
“Menggunakan gas bumi sangat nyaman, praktis, aman, dan ekonomis. Yang paling penting, sebagai pengguna kita tidak was-was kehabisan gas, apalagi saat malam hari,” ujarnya.
City Gas Tour Berlanjut ke Bojonegoro
City Gas Tour 2026 merupakan rangkaian kegiatan PGN yang digelar di empat wilayah Jawa Timur, yakni Surabaya, Bojonegoro, Sidoarjo, dan Probolinggo.
Sebelum Surabaya, kegiatan serupa telah berlangsung di Sidoarjo dan Probolinggo. Setelah pelaksanaan di Surabaya, rangkaian City Gas Tour 2026 selanjutnya akan menyambangi Bojonegoro.
Melalui kegiatan yang memadukan edukasi, olahraga, hiburan, dan keterlibatan komunitas tersebut, PGN berupaya memperkenalkan manfaat gas bumi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.



