PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi UPGRIS Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Sari Asem dan Besek Ikan di Desa Lembu Kabupaten Semarang

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:42 WIB
PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi UPGRIS Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Sari Asem dan Besek Ikan di Desa Lembu Kabupaten Semarang

WAWASAN.NEWS, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), kembali menggelar kegiatan Pojok Literasi Ekonomi Kreatif di Dusun Kendel, Desa Lembu Kabupaten Semarang, (18/7/2026).

Kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut tim PKK Ormawa Hima Pendidikan Biologi UPGRIS mengangkat pelatihan diversifikasi produk sari asem menjadi sirup, serta besek ikan menjadi packaging serbaguna.

Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah sumber daya lokal menjadi produk inovatif yang memiliki daya saing.

Pada sesi pertama, peserta mempraktikkan pembuatan Sirup Sari Asem, mulai dari proses pengolahan bahan baku hingga menghasilkan minuman dengan cita rasa asam, manis, dan menyegarkan.

Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah buah asam sekaligus menjadi peluang usaha bagi masyarakat.

Selain pelatihan pengolahan pangan, peserta juga mengikuti pelatihan kerajinan besek bambu.

Besek yang sebelumnya umum digunakan sebagai wadah ikan dikembangkan menjadi packaging serbaguna yang lebih menarik, ramah lingkungan, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Melalui pendampingan ini, peserta mempelajari teknik menganyam serta cara memodifikasi desain kemasan agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk, seperti hampers, makanan, oleh-oleh, maupun kerajinan.

Salah satu peserta, Bu Una, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut.

Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat karena memanfaatkan bahan dan keterampilan yang sudah dimiliki masyarakat menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

"Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa buah asam dan besek bambu tidak hanya digunakan seperti biasanya, tetapi juga bisa diolah menjadi produk yang lebih menarik dan berpotensi menambah penghasilan keluarga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut," ujar Bu Una.

Ketua Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi UPGRIS menyampaikan bahwa kegiatan Pojok Literasi Ekonomi Kreatif merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa.

Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya memanfaatkan sumber daya lokal, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang memberikan nilai ekonomi sekaligus tetap mempertahankan kearifan lokal.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas PGRI Semarang berharap masyarakat Dusun Kendel semakin termotivasi mengembangkan produk-produk kreatif berbasis potensi lokal.

Ke depan, hasil inovasi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan perekonomian masyarakat serta memperkuat identitas desa melalui produk unggulan yang bernilai, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

***

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI