Salatiga Luncurkan Teralisa, Dekatkan Layanan Tera Pastikan Transaksi Akurat
SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga meluncurkan Teralisa (Tera Keliling Salatiga), inovasi layanan metrologi legal yang mendatangi langsung lokasi usaha untuk memastikan transaksi jual beli berlangsung jujur, akurat, dan adil. Melalui mobil keliling, petugas akan menyasar pasar tradisional, toko, UMKM, hingga sentra perdagangan untuk memastikan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya memenuhi ketentuan yang berlaku.
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin yang meluncurkan Teralisa berharap, inovasi itu menjadi layanan berkelanjutan, yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya berharap Teralisa tidak berhenti pada peluncuran hari ini, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendataan yang akurat dan sosialisasi yang luas,” ujarnya, seusai peluncuran, di Kantor Metrologi Legal Dinas Perdagangan, Jumat (16/10/2026).
Ditambahkan, hampir setiap hari masyarakat bertransaksi menggunakan timbangan dan alat ukur lainnya. Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan hasil pengukuran benar dan dapat dipercaya. Kehadiran Teralisa diharapkan memperluas jangkauan pelayanan, mencegah potensi kerugian konsumen, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aktivitas perdagangan.
Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Zuli Rahayu Widatiningtyas, menyampaikan, Teralisa bertujuan memudahkan pelaku usaha memperoleh layanan tera, sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan metrologi legal.
“Melalui Teralisa, kami ingin memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk mendapatkan layanan tera, tanpa harus meninggalkan lokasi usahanya. Dengan alat ukur yang sesuai ketentuan, transaksi menjadi lebih akurat dan memberikan perlindungan bagi penjual maupun pembeli. Kami berharap kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha semakin meningkat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Salatiga menyampaikan terima kasih kepada Baznas dan Perum Bulog Semarang, atas bantuan timbangan bagi lima pelaku usaha mikro di Salatiga. Kegiatan juga diramaikan dengan bazar pangan murah, untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.*



