Henkel Buka Application Center di Semarang, Perkuat Inovasi Industri Alas Kaki dan Fesyen
Investasi tersebut juga mempertegas strategi jangka panjang Henkel dalam mendekatkan kemampuan inovasi kepada pelanggan, sekaligus memperkuat hubungan dengan industri yang menjadi bagian penting dari pertumbuhan bisnis perusahaan di Indonesia.
WAWASAN.NEWS, Henkel membuka Application Center baru di Semarang, Jawa Tengah, untuk memperkuat kolaborasi dengan pelanggan sekaligus mendorong inovasi produk di industri consumer goods Indonesia.
Fasilitas ini diharapkan mempercepat pengembangan solusi berbasis teknologi perekat, khususnya bagi sektor alas kaki dan fesyen yang berkembang di Jawa Tengah.
Pembukaan fasilitas tersebut dilakukan pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Berlokasi di salah satu kawasan manufaktur utama di Indonesia, Application Center ini menjadi pusat pengembangan dan pengujian aplikasi yang menyediakan dukungan teknis serta pelatihan bagi pelanggan.

Kehadiran fasilitas baru tersebut memungkinkan Henkel bekerja lebih dekat dengan pelanggan.
Melalui kolaborasi yang lebih intensif, perusahaan dapat membantu mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar lokal.
Investasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Henkel untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia.
Application Center di Jawa Tengah melengkapi fasilitas manufaktur perusahaan yang telah beroperasi di Tangerang dan Pasuruan, serta Innovation Center regional di Bintaro.
Corporate Vice President, Consumer Goods Business Henkel Adhesive Technologies, Corbett Wallace, mengatakan investasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam merespons kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
“Seiring dengan meningkatnya permintaan pelanggan, kami terus berinvestasi untuk memperkuat kapabilitas agar dapat lebih dekat dengan pelanggan dan memberikan dukungan yang lebih baik terhadap kebutuhan mereka yang terus berkembang,” ujar Corbett Wallace.
Menurutnya, Application Center baru di Jawa Tengah memperluas jangkauan inovasi Henkel di Indonesia.
Fasilitas tersebut juga menegaskan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama pelanggan dan industri.
Fasilitas Seluas 1.400 Meter Persegi
Central Java Application Center memiliki luas sekitar 1.400 meter persegi.
Fasilitas ini dilengkapi laboratorium aplikasi, peralatan dan sarana pengujian khusus, ruang kolaborasi untuk pengembangan solusi bersama pelanggan, serta area pelatihan.
Berbagai fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan produk sekaligus meningkatkan kemampuan teknis pelanggan.
Dengan dukungan peralatan pengujian dan keahlian aplikasi, pelanggan dapat mengevaluasi solusi perekat sesuai kebutuhan proses produksi mereka.
Henkel menargetkan Application Center ini memberikan manfaat melalui tiga fokus utama.
Pertama, mempercepat pengembangan produk melalui dukungan teknis dan pengujian aplikasi.
Kedua, mempersingkat waktu peluncuran produk ke pasar dengan membantu pelanggan mengidentifikasi dan mengembangkan solusi yang tepat secara lebih efisien.
Ketiga, mendukung pelanggan dalam mencapai target keberlanjutan melalui pengembangan solusi yang mempertimbangkan kebutuhan produksi dan tuntutan industri.
Fasilitas ini secara khusus melayani pelanggan Henkel di sektor consumer goods yang memanfaatkan teknologi perekat, dengan fokus utama pada industri alas kaki atau footwear dan fesyen.
Perkuat Dukungan untuk Industri Alas Kaki dan Fesyen
Pemilihan Jawa Tengah sebagai lokasi Application Center dinilai strategis karena wilayah ini menjadi salah satu pusat industri alas kaki dan fesyen di Indonesia.
Pertumbuhan jumlah produsen di kedua sektor tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap dukungan teknis dan inovasi dalam proses manufaktur.
Head of Consumer Goods Business, Asia-Pacific di Henkel Adhesive Technologies, Dharmesh Shah, mengatakan keberadaan fasilitas baru tersebut akan memperkuat jangkauan layanan perusahaan di berbagai wilayah Indonesia.
“Jawa Tengah merupakan pusat penting bagi industri alas kaki (footwear) dan fesyen, dengan jumlah produsen yang terus berkembang. Dengan adanya Application Center baru ini, kami memperkuat kehadiran kami di berbagai wilayah Indonesia,” kata Dharmesh Shah.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut memberikan akses lebih cepat bagi pelanggan terhadap keahlian teknis, fasilitas pengujian, dan dukungan aplikasi.
Dengan demikian, pelanggan dapat mengembangkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional dan karakteristik produk mereka.
Dukungan tersebut diharapkan membantu produsen meningkatkan efektivitas proses pengembangan produk, sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi perubahan kebutuhan pasar.
Jadi Pusat Pelatihan dan Kolaborasi Industri
Selain menjadi pusat pengembangan dan pengujian aplikasi, Application Center di Semarang juga akan berfungsi sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengembangan kapabilitas industri.
Henkel berencana memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menggelar lokakarya bersama pelanggan, program pelatihan teknis, serta berbagai kegiatan kolaborasi dengan pelaku industri.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelanggan terhadap teknologi perekat dan penerapannya dalam proses produksi.
Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, perusahaan juga dapat mengidentifikasi kebutuhan industri secara lebih dekat untuk mendukung pengembangan solusi yang relevan.
Kehadiran fasilitas ini sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Henkel dan para produsen, terutama dalam menghadapi tantangan pengembangan produk, efisiensi waktu produksi, serta pencapaian sasaran keberlanjutan.
Terhubung dengan Jaringan Global Henkel
Application Center di Jawa Tengah merupakan bagian dari jaringan global application center Henkel yang tersebar di China, Korea Selatan, India, Indonesia, dan Vietnam.
Jaringan tersebut menghubungkan kebutuhan pelanggan di setiap pasar dengan keahlian teknologi dan aplikasi Henkel yang lebih luas.
Melalui jaringan ini, perusahaan berupaya memperkuat inovasi dan kolaborasi di berbagai kawasan industri manufaktur utama.
Dengan beroperasinya Application Center di Semarang, Henkel memperluas dukungan teknisnya bagi industri manufaktur Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.
Fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu penggerak kolaborasi antara penyedia teknologi dan pelaku industri dalam mengembangkan produk yang lebih kompetitif serta sesuai dengan kebutuhan pasar.
Investasi tersebut juga mempertegas strategi jangka panjang Henkel dalam mendekatkan kemampuan inovasi kepada pelanggan, sekaligus memperkuat hubungan dengan industri yang menjadi bagian penting dari pertumbuhan bisnis perusahaan di Indonesia.
***



