Dari Warung Kecil di Sleman, Jargas PGN Bantu Usaha Kuliner Tetap Menyala

Bagi pelaku usaha kuliner seperti Muhadi, kepastian pasokan energi menjadi hal penting. Tanpa harus berhenti memasak karena gas habis, ia bisa melayani pelanggan dengan lebih lancar.

Senin, 9 Maret 2026 - 15:35 WIB
Dari Warung Kecil di Sleman, Jargas PGN Bantu Usaha Kuliner Tetap Menyala
Bagi pelaku usaha kuliner seperti Muhadi, kepastian pasokan energi menjadi hal penting. Tanpa harus berhenti memasak karena gas habis, ia bisa melayani pelanggan dengan lebih lancar.

WAWASAN.NEWS, Di sebuah sudut kawasan Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, aroma masakan rumahan kerap menguar dari dapur kecil milik Muhadi (69).

Setiap hari, pria lanjut usia itu menyiapkan berbagai hidangan sederhana untuk pelanggannya.

Aktivitas memasak yang dulu sering terhambat karena kehabisan gas kini terasa jauh lebih tenang sejak dapurnya terhubung dengan jaringan gas bumi.

Bagi Muhadi, perubahan itu terasa nyata. Ia tak lagi perlu repot mengganti tabung gas atau khawatir pasokan habis di tengah kesibukan melayani pelanggan.

“Lebih praktis dan tidak perlu khawatir kehabisan. Gasnya mengalir terus, jadi lebih nyaman untuk kebutuhan memasak sehari-hari,” ujarnya sambil tersenyum.

Muhadi merupakan salah satu pelanggan jaringan gas bumi (jargas) yang dikembangkan oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di wilayah Sleman.

Kehadiran jargas tak hanya membantu aktivitas rumah tangga, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya.

Energi yang Mengalir Tanpa Henti

Selama bertahun-tahun, banyak pelaku usaha kecil mengandalkan tabung LPG sebagai bahan bakar utama.

Namun, ketergantungan pada tabung sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama saat pasokan terbatas atau harus mengganti tabung di tengah kesibukan.

Jaringan gas bumi menawarkan solusi berbeda. Energi dialirkan melalui jaringan pipa langsung ke rumah atau tempat usaha sehingga dapat digunakan selama 24 jam.

Bagi pelaku usaha kuliner seperti Muhadi, kepastian pasokan energi menjadi hal penting.

Tanpa harus berhenti memasak karena gas habis, ia bisa melayani pelanggan dengan lebih lancar.

Pelanggan Terus Bertambah

Hingga saat ini, jumlah pelanggan jaringan gas di Kabupaten Sleman telah mencapai sekitar 4.240 sambungan rumah tangga dan pelanggan kecil.

Angka tersebut terus meningkat seiring semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat penggunaan gas bumi.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, mengatakan bahwa pengembangan jaringan gas merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pemanfaatan energi domestik.

“Pengembangan jaringan gas bumi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi. Pemanfaatan gas bumi domestik tidak hanya memberikan energi yang lebih praktis dan efisien bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG,” ujar Hery usai kegiatan gas in jaringan gas rumah tangga di Condongcatur, Sleman.

Menurutnya, selain lebih praktis, gas bumi juga memiliki keunggulan dari sisi keamanan dan ramah lingkungan karena distribusinya terintegrasi dan diawasi secara berkala.

Target Tambah Hingga 1.000 Pelanggan

Melihat tingginya minat masyarakat, PGN menargetkan penambahan sekitar 500 hingga 1.000 pelanggan baru di Sleman pada tahun 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi pemanfaatan gas bumi di wilayah DIY.

General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III, Hedi Hedianto, menyebut pertumbuhan pelanggan di Yogyakarta menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan gas bumi.

“Saat ini jumlah pelanggan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah mencapai sekitar 5.000 pelanggan dan terus bertambah. Kami melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan proses pembangunan dan penyambungan berjalan lancar,” jelasnya.

Membuka Peluang bagi Usaha Kecil

Bagi banyak pelaku usaha kecil, energi yang stabil bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga keberlangsungan usaha.

Dengan biaya operasional yang lebih efisien dan pasokan yang pasti, jaringan gas bumi membantu usaha kecil tetap produktif.

Tidak hanya warung makan, sektor jasa seperti hotel, restoran, kafe, hingga rumah sakit juga mulai memanfaatkan jaringan gas bumi untuk mendukung aktivitas operasional mereka.

PGN membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memasang jargas melalui proses pendaftaran resmi.

Warga dapat mengajukan permohonan melalui kanal resmi PGN atau mendatangi kantor layanan terdekat.

Energi untuk Masa Depan

Di balik pipa-pipa gas yang tertanam di bawah tanah, ada harapan tentang energi yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Bagi Muhadi, manfaat itu sudah ia rasakan langsung setiap hari di dapur kecilnya.

Sementara bagi PGN, perluasan jaringan gas bumi di Yogyakarta bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur energi, tetapi juga tentang menghadirkan kenyamanan dan kepastian bagi masyarakat.

Melalui ekspansi jargas yang dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan, pemanfaatan gas bumi domestik diharapkan terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional serta menggerakkan ekonomi daerah.

***

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI