BIOFAIR 2026 UPGRIS Dorong Lahirnya Peneliti Muda dan Generasi Kreatif untuk Masa Depan Berkelanjutan

BIOFAIR merupakan agenda rutin yang setiap tahun diselenggarakan melalui kolaborasi antara HIMABIO dan Prodi Pendidikan Biologi UPGRIS.

Senin, 22 Juni 2026 - 15:04 WIB
BIOFAIR 2026 UPGRIS Dorong Lahirnya Peneliti Muda dan Generasi Kreatif untuk Masa Depan Berkelanjutan

WAWASAN.NEWS – Semangat inovasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan mewarnai penyelenggaraan BIOFAIR Competition 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) bersama Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). 

Mengusung tema “Empowering Young Researchers for a Sustainable Future”, ajang tahunan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masa depan yang berkelanjutan.

BIOFAIR merupakan agenda rutin yang setiap tahun diselenggarakan melalui kolaborasi antara HIMABIO dan Prodi Pendidikan Biologi UPGRIS.

Tahun ini rangkaian kegiatan diawali dengan webinar nasional yang menghadirkan peneliti dari BRIN, Dr. Tri Joko Santoso, serta praktisi dari Media Life Science yang membahas perkembangan bioteknologi dan kultur jaringan dalam meningkatkan kualitas bibit unggul.

Puncak acara kemudian digelar dalam bentuk expo pendidikan dan kompetisi yang melibatkan siswa SMA/SMK/sederajat tingkat Provinsi Jawa Tengah serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Tingginya animo peserta terlihat dari keterlibatan 29 sekolah yang berasal dari berbagai daerah, seperti Semarang, Demak, Kendal, Brebes, Pati, Rembang, Lasem, Kaliwungu, dan sejumlah wilayah lainnya di Jawa Tengah.

Ketua Program Studi Pendidikan Biologi UPGRIS Praptining Rahayu, S.Si., M.Pd, menjelaskan bahwa BIOFAIR dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk menemukan ruang ekspresi sesuai minat dan bakat masing-masing.

“Melalui BIOFAIR, siswa yang memiliki kemampuan akademik dapat menyalurkannya melalui Karya Ilmiah Remaja. Mereka yang memiliki bakat seni bisa mengikuti lomba solo vokal maupun tari kreasi. Sementara kemampuan berbahasa asing difasilitasi melalui English Speech Competition. Kami ingin semua potensi mendapat ruang untuk berkembang,” ujarnya.

Salah satu yang menarik perhatian pada BIOFAIR 2026 adalah penyelenggaraan English Speech Competition yang untuk pertama kalinya digelar oleh Prodi Pendidikan Biologi UPGRIS.

Di luar dugaan, kompetisi tersebut mendapatkan respons luar biasa dari para peserta dan menjadi salah satu cabang lomba dengan antusiasme tertinggi.

Selain kompetisi, pengunjung juga disuguhkan berbagai inovasi mahasiswa melalui stan pameran yang menampilkan hasil karya dan program unggulan Pendidikan Biologi UPGRIS.

Salah satunya adalah Bio Edu Farm, komunitas mahasiswa yang bergerak di bidang budidaya tanaman, hidroponik, microgreen, budidaya anggrek, hingga pengenalan tanaman unik seperti tillandsia dan lithops.

Mahasiswa juga memamerkan produk biocraft, yakni kerajinan berbasis biologi yang memanfaatkan bahan alami.

Salah satu produk yang menarik perhatian adalah suvenir dari bunga anggrek asli yang diawetkan menggunakan resin sehingga dapat dijadikan aksesori maupun perhiasan bernilai ekonomi.

Tidak hanya itu, terdapat pula stan Biokultura, pengembangan dari Laboratorium Kultur Jaringan Pendidikan Biologi UPGRIS yang menjadi sarana mahasiswa mengasah kompetensi kultur jaringan dan budidaya anggrek.

Kompetensi tersebut menjadi bekal penting karena mahasiswa Pendidikan Biologi UPGRIS diwajibkan mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP sebelum lulus, baik pada bidang kultur jaringan maupun budidaya anggrek.

Sejumlah stan lain turut menampilkan karya mahasiswa penerima program pendanaan Kemendiktisaintek, seperti Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

Berbagai produk kewirausahaan berbasis bioteknologi hasil fermentasi juga dipamerkan, mulai dari inovasi olahan tape hingga produk pangan kreatif yang memiliki nilai jual tinggi.

Daftar Pemenang BIOFAIR Competition 2026

Setelah melalui proses penilaian yang objektif dan profesional oleh dewan juri, berikut para pemenang BIOFAIR Competition 2026:

Kategori Siswa

Stage Perform – Solo Vokal

Juara I: Rona Amaly Syab Praptadigena (SMA Islam Al Azhar 14 Semarang)

Juara II: Muhammad Fatih Al Hasani (SMA Negeri 15 Semarang)

Juara III: Dinda Siska Anggraini (SMK Teuku Umar)

Stage Perform – Tari Kreasi

Juara I: Anifa Zahra (SMA Negeri 11 Semarang)

Juara II: Ika Nursyita (SMA Al Azhar Syifa Budi Solo)

Juara III: Aida Amira Syifa (SMK Kesatrian 1 Semarang)

Karya Ilmiah Remaja (KIR)

Juara I: Devani Purnama Putri (SMA Negeri 1 Kaliwungu)

Juara II: Ratih Kinanti Pratama (SMA Al-Azhar Syifa Budi Solo)

Juara III: Ahmad Rizal Alvani (SMA Negeri 1 Bojong)

Best Poster

Juara I: Bara Atmaja (SMA Negeri 1 Cepiring)

English Speech Competition

Juara I: Annisa Almaqhvira Larasati (SMA Negeri 11 Semarang)

Juara II: Razita Hasya Abida (SMA Negeri 1 Kaliwungu)

Juara III: Alexa Najma Syania (SMA Negeri 1 Lasem)

Kategori Mahasiswa

Got Talent

Juara I: Faqihuddin Almunawir

Juara II: Muhammad Dzaki Haidar

Juara III: Alyssa Zulfa Taufiqoh

Inovasi Media Pembelajaran

Juara I: Tim Anggraini Adityas Safitri

Juara II: Tim Amelia

Juara III: Tim Nazifa

Stand Terbaik

Juara I: Stand Kelas 2B (Tim FARA)

Juara II: Stand Kelas 6A Kelompok 4 (Tim Charel)

Juara III: Stand Kelas 4A Kelompok 3 (Tim Arifa)

Sebagai bentuk apresiasi, peserta siswa juga memperoleh kesempatan mendapatkan Golden Ticket untuk pendaftaran mahasiswa baru di UPGRIS.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi akademiknya.

Keberhasilan BIOFAIR Competition 2026 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari peserta, guru pendamping, dosen, dewan juri, sponsor, media partner, hingga seluruh panitia yang bekerja keras menyukseskan acara.

Melalui BIOFAIR 2026, UPGRIS berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, kreativitas, dan keterampilan, tetapi juga mampu menjadi peneliti muda serta agen perubahan yang berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan pendidikan.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI