Kolaborasi UNNES - Dinas Pertanian dan KT Ngambarsari, Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kota Semarang

Melalui program ini, diharapkan terwujud peningkatan produktivitas sekaligus kemandirian petani lokal, yang menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di Kota Semarang serta mendukung pencapaian Pembangunan berkelanjutan

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:26 WIB
Kolaborasi UNNES - Dinas Pertanian dan KT Ngambarsari, Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kota Semarang
Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kota Semarang dan Kelompok Tani (KT) Ngambarsari dalam program penguatan kapasitas petani di Blok Salakan, Kelurahan Mangunsari, melalui demplot padi seluas 1 hektar
Kolaborasi UNNES - Dinas Pertanian dan KT Ngambarsari, Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kota Semarang

WAWASAN.NEWS, Indonesia terus berupaya memperkuat ketahanan pangan melalui Program Asta Cita, yang menekankan kedaulatan pangan dan pertanian berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Semarang juga tengah menggalakkan program ketahanan pangan lokal berbasis masyarakat dengan fokus pada peningkatan produksi di wilayah penyangga, salah satunya Kecamatan Gunungpati.

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kota Semarang dan Kelompok Tani (KT) Ngambarsari dalam program penguatan kapasitas petani di Blok Salakan, Kelurahan Mangunsari, melalui demplot padi seluas 1 hektar.

Tiga varietas unggulan yang ditanam dalam demplot ini adalah Inbrida C2, Inpari 32, dan Segreng Handayani, yang dipilih karena produktivitasnya tinggi serta tahan terhadap hama dan penyakit.

Dalam program ini, UNNES membantu lewat dukungan incash, yaitu berupa modal, pelatihan, serta alat dan bahan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Dukungan ini diberikan agar keterampilan petani semakin berkembang dan hasil produksi bisa lebih maksimal.

Sementara itu, kontribusi inkind datang dari kelompok mitra yang menyediakan lahan sebagai tempat produksi sekaligus lokasi pendampingan.

Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., selaku Koordinator Pelaksana, menyampaikan bahwa program tersebut tidak hanya mendorong produktivitas pertanian, tetapi juga membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola lahan secara berkelanjutan.

"Dengan demikian, petani mampu mandiri, mengurangi ketergantungan pada input pertanian eksternal, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan Kota Semarang," terangnya.

Sementara itu, Ketua PUSMADES LPPM UNNES, Bapak Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, S.Pd., M.Sc., menekankan pentingnya keberlanjutan yang sejalan dengan tujuan pembangunan global: 

“Inisiatif ini sejalan dengan SDGs ke-2, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, dan mendorong pertanian berkelanjutan. Selain itu, praktik pertanian yang diterapkan mendukung SDGs ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Program ini juga merupakan wujud nyata SDGs ke-17, yaitu membangun kemitraan yang kuat antara universitas, pemerintah, dan masyarakat," tandasnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Pak Sutriyato, Ketua KT Ngambarsari, yang mewakili petani penerima manfaat: 

“Kami sangat berterima kasih kepada UNNES dan Dinas Pertanian atas pendampingan dan dukungan yang diberikan. Harapan kami, kerja sama ini terus berlanjut sehingga petani dapat lebih sejahtera, produksi meningkat, dan lahan pertanian di wilayah kami bisa dikelola dengan lebih baik untuk keberlanjutan generasi mendatang.”

Melalui program ini, diharapkan terwujud peningkatan produktivitas sekaligus kemandirian petani lokal, yang menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di Kota Semarang serta mendukung pencapaian Pembangunan berkelanjutan.

***

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI