Warga Lereng Lawu Senang, Kini Bisa Konsultasi Dokter Spesialis Gratis Lewat Program Speling Ahmad Luthfi

Selain memberikan akses konsultasi gratis, program Speling juga membuka kesempatan bagi warga untuk mendapatkan pemeriksaan awal sekaligus arahan penanganan medis sesuai keluhan yang dialami.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27 WIB
Warga Lereng Lawu Senang, Kini Bisa Konsultasi Dokter Spesialis Gratis Lewat Program Speling Ahmad Luthfi
Melalui program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, warga Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, kini bisa berkonsultasi langsung tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

WAWASAN.NEWS KARANGANYAR – Keterbatasan jarak dan biaya selama ini menjadi kendala bagi sebagian warga lereng Gunung Lawu untuk mendapatkan layanan kesehatan dari dokter spesialis.

Namun, melalui program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, warga Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, kini bisa berkonsultasi langsung tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Kehadiran layanan kesehatan tersebut disambut gembira masyarakat setempat, Kamis (29/10/2026).

Selain memberikan akses konsultasi gratis, program Speling juga membuka kesempatan bagi warga untuk mendapatkan pemeriksaan awal sekaligus arahan penanganan medis sesuai keluhan yang dialami.

Dalam kegiatan tersebut, empat dokter spesialis diterjunkan, yakni dokter spesialis anak, jiwa, paru, dan penyakit dalam.

Kehadiran mereka diharapkan membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, terutama bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan khusus.

Bagi sebagian warga, kesempatan bertemu langsung dengan dokter spesialis menjadi pengalaman yang sangat berarti.

Salah satunya dirasakan Sarman, warga Gondosuli, yang telah sekitar dua tahun mengalami gangguan pada lututnya.

Selama ini, Sarman mengeluhkan rasa panas dan kaku pada lutut yang membuatnya kesulitan bergerak. Kondisi tersebut bahkan mengganggu waktu istirahatnya pada malam hari.

Untuk meredakan rasa sakit, Sarman selama ini hanya mengandalkan obat yang dibeli di apotek.

Namun, upaya tersebut belum memberikan perubahan berarti. Dia juga mengaku tidak terbiasa memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Karena itu, Sarman merasa bersyukur ketika program Speling hadir langsung di desanya.

Dengan diantar anak perempuannya, dia akhirnya bisa menjalani pemeriksaan dan memperoleh obat untuk membantu menangani keluhannya.

“Saya senang. Semoga bisa mencari obat dan nanti sakitnya sembuh. Terima kasih kepada Pak Gubernur, karena sudah ada pemeriksaan dan obat gratis,” ungkap Sarman.

Dia mengaku baru kali ini merasakan kemudahan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa.

Harapan untuk kembali pulih pun menjadi motivasinya mengikuti pemeriksaan tersebut.

Pasalnya, gangguan pada lutut yang dialaminya selama dua tahun telah menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaannya.

“Baru kali ini ada cek kesehatan gratis datang ke desa, dan ada dokter spesialis. Harapannya, saya bisa sembuh, karena sudah dua tahun tidak bisa bekerja dan beraktivitas normal,” katanya.

Terbantu Konsultasi Perkembangan Anak

Manfaat program Speling juga dirasakan Warsini Atun Hasanah, yang membawa putranya, Regar Mahardika, untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Warsini menceritakan, ketika berusia delapan bulan, Regar mengalami keterlambatan perkembangan motorik. Saat itu, lehernya belum cukup kuat untuk menopang kepala.

Dia kemudian berupaya memberikan terapi dan berkonsultasi dengan dokter. Seiring waktu, perkembangan Regar mulai menunjukkan kemajuan, termasuk kemampuan untuk duduk. Meski demikian, kemampuan berjalan masih membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut.

Selama ini, Warsini harus menempuh perjalanan sekitar satu jam menggunakan sepeda motor untuk mengakses layanan terapi bagi anaknya. Biaya konsultasi dan terapi yang pernah dikeluarkan berkisar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu, belum termasuk kebutuhan lainnya.

Besarnya biaya dan jarak perjalanan membuat Warsini harus mempertimbangkan berbagai hal sebelum melanjutkan pemeriksaan maupun terapi.

Melalui program Speling di Gondosuli, dia akhirnya memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak mengenai kondisi putranya. Dalam konsultasi tersebut, Warsini menyampaikan riwayat perkembangan Regar dan mendapatkan arahan mengenai pemeriksaan lanjutan yang diperlukan.

Bagi Warsini, kesempatan itu sangat membantu karena memberikan gambaran mengenai langkah yang perlu ditempuh untuk mendukung perkembangan anaknya.

“Alhamdulillah, terbantu. Intinya ada solusi saya harus ke mana,” ungkap Warsini.

Dia berharap perkembangan Regar terus membaik hingga nantinya mampu berjalan seperti anak-anak seusianya. Warsini juga berharap layanan kesehatan serupa kembali hadir agar masyarakat desa memiliki kesempatan lebih luas untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.

“Bagi saya, program Speling sangat membantu warga. Ya mempermudah mendapatkan pelayanan kesehatan dan gratis. Ditambah ada dokter spesialis,” lanjutnya.

Bantu Deteksi Dini Gangguan Kesehatan

Dokter Spesialis Anak RSUD Dr Moewardi Solo, Diah Lintang Kawuryan, mengatakan program Speling menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan dokter spesialis kepada masyarakat, khususnya warga yang menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan melalui program tersebut dapat membantu melakukan skrining awal terhadap kondisi kesehatan anak, terutama yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan.

Melalui pemeriksaan sejak dini, kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut dapat diketahui sehingga pasien berpeluang mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.

“Bisa untuk pelacakan di awal. Kalau ada kelainan yang memang membutuhkan perawatan oleh dokter spesialis, bisa segera ditindaklanjuti,” jelas Diah.

Dia menerangkan, keluhan kesehatan seperti batuk, pilek, dan demam pada umumnya dapat ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas. Sementara itu, gangguan tertentu yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak memerlukan pemeriksaan lebih mendalam agar dapat dikenali sejak dini.

Diah yang sehari-hari bertugas memberikan pelayanan di rumah sakit di Solo menilai, program Speling dapat membantu masyarakat yang menghadapi kendala finansial maupun transportasi untuk mengakses layanan dokter spesialis.

Meski pemeriksaan di desa merupakan skrining awal, pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat diarahkan untuk memperoleh rujukan ke fasilitas kesehatan yang sesuai.

“Kami berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap fasilitas kesehatan yang sesuai, sehingga keluhan kesehatan dapat diketahui dan ditangani secara tepat,” tandasnya.

Speling Jangkau 1.857 Titik di Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pelaksanaan program Speling untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai daerah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, program tersebut telah menjangkau sekitar 1.857 titik dengan sasaran sebanyak 133.132 orang.

Program Speling direncanakan terus dilaksanakan di desa-desa di Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan kesehatan gratis yang lebih dekat dengan masyarakat.

Kehadiran dokter spesialis di Desa Gondosuli menjadi contoh bagaimana pelayanan kesehatan yang mendekat ke masyarakat dapat membantu warga memperoleh pemeriksaan, konsultasi, dan arahan medis tanpa harus selalu menempuh perjalanan jauh.

Bagi warga seperti Sarman dan Warsini, program tersebut bukan sekadar layanan pemeriksaan gratis. Lebih dari itu, Speling memberikan harapan untuk mendapatkan penanganan kesehatan yang lebih baik, sekaligus membantu mereka mengetahui langkah berikutnya untuk memulihkan kesehatan dan mendukung tumbuh kembang keluarga.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI