Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Rembang Tertibkan Siswa Nongkrong di Warung Kopi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:17 WIB
Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Rembang Tertibkan Siswa Nongkrong di Warung Kopi

REMBANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang menindaklanjuti aduan masyarakat, terkait siswa yang berada di warung kopi saat waktu belajar di sekolah. Petugas mendatangi lokasi dan memberikan pembinaan kepada seorang siswa yang berhasil dijangkau.

Kasi Penindakan Satpol PP Kabupaten Rembang, Karnen mengatakan, aduan tersebut diterima melalui layanan WhatsApp (WA) aduan Satpol PP.

“Ada informasi aduan masyarakat lewat WA aduan Satpol PP. Aduannya, tentang adanya anak sekolah yang ngopi saat jam pelajaran dengan memakai seragam,” kata Karnen.

Menindaklanjuti aduan tersebut, petugas segera menuju lokasi yang dilaporkan. Setibanya di lokasi, petugas mendapati beberapa siswa berada di warung kopi. Saat petugas mendekat, sejumlah siswa meninggalkan lokasi. Petugas kemudian berhasil menjangkau seorang siswa, untuk diberikan pembinaan.

Siswa tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Rembang untuk mendapatkan arahan, terkait kedisiplinan selama waktu belajar. Petugas juga meminta siswa membuat surat pernyataan, agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami berikan pembinaan, nanti membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Kami juga berharap dia menyampaikan kepada rekan-rekannya yang tadi melarikan diri, agar tidak mengulangi pelanggaran kedisiplinan siswa,” jelas Karnen.

Selain memberikan pembinaan kepada siswa, petugas juga menyampaikan imbauan kepada pemilik warung kopi agar tidak melayani siswa yang masih mengenakan seragam sekolah, saat waktu pelajaran berlangsung.

Karnen berharap, pemilik warung dapat menolak secara baik-baik apabila ada siswa yang hendak berada di warung, pada waktu kegiatan belajar mengajar.

“Kami juga memberikan imbauan dan sosialisasi kepada pemilik usaha warung kopi agar tidak menerima anak sekolah yang masih jam pelajaran dan memakai seragam. Paling tidak bisa menolak secara halus,” ungkapnya.

Pemilik warung yang ditemui petugas menyatakan bersedia mematuhi imbauan tersebut.

Sementara itu, siswa yang mendapatkan pembinaan mengaku berada di warung kopi bersama teman-teman satu sekolahnya karena diajak. Setelah mendapatkan pembinaan dari petugas, siswa tersebut menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Penulis: Mifta Rembang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI