Tim PkM UNNES Wujudkan SDGs 2 dan 12 Melalui Pengelolaan Sampah Organik dan Penguatan Pertanian di Desa Munggangsari

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang secara rutin dilaksanakan oleh UNNES sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat.

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:55 WIB
Tim PkM UNNES Wujudkan SDGs 2 dan 12 Melalui Pengelolaan Sampah Organik dan Penguatan Pertanian di Desa Munggangsari
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kegiatan pengabdian di Desa Munggangsari, Kecamatan Kaliangkrik.

WAWASAN.NEWS- Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kegiatan pengabdian di Desa Munggangsari, Kecamatan Kaliangkrik.

Tim ini diketuai oleh Muhammad Fauzan Ramadhan, S.Si., M.Sc., dengan anggota tim terdiri atas Prof. Dr. Eva Banowati, M.Si., Mohammad Syifauddin, S.Pd., M.Pd., Ayu Wulansari Pramita, S.Si., M.T., Halim Sukma Aji, A.Md., Dr. Apik Budi Santoso, M.Si., Sriyanto, S.Pd., M.Pd., dan Drs. Saptono Putro, M.Si., serta melibatkan mahasiswa Nasywa Alif Anindya, Ahmad Bayhaqi, dan Vivi Nur Hidayah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang secara rutin dilaksanakan oleh UNNES sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat.

"Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi pemilahan sampah, pelatihan singkat penggunaan komposter, serta penyerahan alat pengolah sampah kepada warga setempat," papar ketua tim Muhammad Fauzan Ramadhan.

Dalam sesi sosialisasi, tim memberikan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya, sebagai langkah awal pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih baik.

Warga juga dibekali pelatihan penggunaan komposter secara langsung. Komposter sendiri merupakan wadah khusus yang dirancang untuk menguraikan sampah organik — seperti sisa sayuran, kulit buah, dan daun kering — menjadi kompos melalui proses pengomposan alami.

Kompos yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian sayur dan buah masyarakat setempat, mengingat sebagian besar warga Desa Munggangsari berprofesi sebagai petani.

Dengan adanya pencacah organik, sampah organik berukuran besar dapat dihancurkan terlebih dahulu sehingga proses penguraian menjadi lebih cepat dan efisien.

Sebagai tindak lanjut nyata, tim PkM UNNES menyerahkan 5 unit tong komposter dan 2 unit pencacah organik kepada desa, yang diharapkan dapat segera dioperasikan secara mandiri oleh masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga, serta SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui dukungan terhadap produktivitas pertanian sayur dan buah masyarakat setempat melalui pemanfaatan kompos.

Kepala Desa Munggangsari, Bapak Suyanto, mengapresiasi kehadiran dan kontribusi tim UNNES.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu dosen UNNES Semarang atas motivasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik yang telah diberikan. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Munggangsari," ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Welas, perwakilan Kelompok Tani Milenial Desa Munggangsari.

"Terima kasih atas bantuan alat komposter dari UNNES, berupa tong komposter dan mesin pencacah. Semoga bermanfaat bagi kelompok tani di Desa Munggangsari, khususnya untuk pengolahan limbah pertanian," ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perangkat desa, dosen pelaksana, serta mahasiswa yang turut terlibat aktif dalam pendampingan.

Melalui program ini, tim berharap masyarakat Desa Munggangsari dapat membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi volume sampah yang selama ini tidak tertangani secara optimal.

***

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI