Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Penguatan Rantai Pasok Maritim Berbasis Ekowisata Mangrove di Pantai Istambul Demak

Politeknik Bumi Akpelni menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) bertema “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Penguatan Rantai Pasok Maritim Berbasis Ekowisata Mangrove” di Pantai Glagah Wangi Istambul, Kabupaten Demak.

Jumat, 20 Juni 2025 - 14:42 WIB
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Penguatan Rantai Pasok Maritim Berbasis Ekowisata Mangrove di Pantai Istambul Demak
Politeknik Bumi Akpelni menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) bertema “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Penguatan Rantai Pasok Maritim Berbasis Ekowisata Mangrove” di Pantai Glagah Wangi Istambul, Kabupaten Demak.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Penguatan Rantai Pasok Maritim Berbasis Ekowisata Mangrove di Pantai Istambul Demak

DEMAK, WAWASAN.NEWS, Dalam upaya memperkuat peran masyarakat pesisir dalam pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan dan peningkatan ekonomi berbasis ekowisata, Politeknik Bumi Akpelni menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) bertema “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Penguatan Rantai Pasok Maritim Berbasis Ekowisata Mangrove” di Pantai Glagah Wangi Istambul, Kabupaten Demak.

Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 18 Juni 2025 berjalan dengan baik dan lancar yang dihadiri oleh instansi-instansi terkait yang terdiri dari perwakilan masyarakat, pelaku usaha lokal, serta pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan.

Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten (DKP) Pati, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak, BUMDes Tambakbulusan, Kelompok Tani Jaya Bhakti, dan Ketua Paguyuban Perahu Tambakbulusan, Demak.

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Bumi Akpelni, Capt. Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar, M.Si  menegaskan pentingnya keterlibatan aktif akademisi dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, khususnya di kawasan mangrove, yang tidak hanya memiliki fungsi ekologis tetapi juga potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata edukatif dan berkelanjutan.

 “Mangrove tidak hanya menjadi pelindung alami dari abrasi dan intrusi air laut, tetapi juga sumber ekonomi baru jika dikelola dengan konsep ekowisata terpadu,” ujar Direktur Politeknik Bumi Akpelni Capt. Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar., M,Si.

Sementara perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Wilayah Timur  Achmad Saefus Sjahri, A.Pi, M.M..menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai strategis dalam mendorong integrasi antara pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.

"Ekowisata mangrove bukan hanya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, tetapi juga menjadi peluang nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan dan rantai pasok hasil laut”. 

Kegiatan ini diisi dengan berbagai sesi edukatif dan diskusi partisipatif yang difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi mangrove sebagai destinasi wisata edukatif dan sumber ekonomi alternatif.

Ridwan, S.Sos, M.M sebagai ketua tim dosen dan mahasiswa dari Politeknik Bumi Akpelni memberikan pendampingan teknis mengenai tata kelola rantai pasok yang efisien serta strategi pengembangan wisata berbasis komunitas.

Selain sesi pelatihan, juga melakukan penanaman 1.000 pohon bibit mangrove sebagai bentuk konkret kontribusi terhadap pelestarian lingkungan pesisir.

Dengan semangat kolaborasi lintas sector dan sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan dinas terkait kegiatan ini, diharapkan mampu menjadi katalisator dalam mendorong tumbuhnya ekosistem mangrove berkelanjutan di kawasan pesisir Pantai Glagah Wangi Istambul Demak sekaligus memperkuat posisi masyarakat pesisir sebagai aktor utama dalam pembangunan maritim Indonesia.

***

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI