Mahasiswa PBI Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

Program PPL Internasional dan KKN Internasional di Hat Yai, Tailan Selatan, menjadi implementasi konkret IPCSA 5E, mendukung MBKM, serta memperkuat jejaring Pendidikan Internasional yang berorientasi pada peningkatan kompetensi global peserta didik

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:49 WIB
Mahasiswa PBI Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

WAWASAN.NEWS, Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting di era global.

Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang(UPGRIS) yaitu Lusy Silviana, Vina Rohmatul Ummah, Reva Sevita Aulia, Eva Nur Faizatul Ulya, Rozan Ulya Budi Aziza, Siti Nur Aisah dan Tika Zulianti menghadirkan berbagai kegiatan pembelajaran kreatif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa di sekolah-sekolah mitra selama mengikuti program PPL Internasional dan KKN Internasional di Tailan Selatan.

Program yang dilaksanakan melalui Kerja Sama Internasional antara UPGRIS dan Al Hidayah Foundation ini menjadi bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus upaya memperkuat Pendidikan Internasional.

Bertempat di sejumlah sekolah mitra di wilayah Hat Yai, mahasiswa PBI mengembangkan pembelajaran yang komunikatif melalui permainan bahasa, percakapan sehari-hari (daily conversation), role play, lagu edukatif, kuis interaktif, hingga kegiatan presentasi sederhana yang mendorong siswa lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris.

Berbeda dengan pembelajaran yang berorientasi pada hafalan, mahasiswa UPGRIS mengajak siswa menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai situasi nyata.

Mereka menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sehingga siswa berani berbicara, bertanya, dan berinteraksi dengan teman maupun guru menggunakan ungkapan-ungkapan sederhana dalam bahasa Inggris.

Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu diperkuat melalui program internasional.

"Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tidak hanya mengajarkan tata bahasa atau kosakata, tetapi juga membangun keberanian siswa untuk berkomunikasi. Inilah nilai penting dari program internasional, yaitu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan global sekaligus mempererat hubungan antarbangsa melalui pendidikan," ujarnya.

Dalam pelaksanaan pembelajaran, mahasiswa PBI juga bekerja sama dengan guru bahasa Inggris di sekolah mitra untuk menyusun materi yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa.

Selain mengajar di kelas, mereka berbagi strategi pembelajaran komunikatif yang dapat diterapkan guru secara berkelanjutan setelah program selesai.

Kegiatan ini menjadi implementasi nyata model IPCSA 5E yang dikembangkan UPGRIS. Pilar Education diwujudkan melalui pembelajaran bahasa Inggris yang aktif dan kontekstual. 

Exchange terlihat dari pertukaran metode pengajaran bahasa, pengalaman belajar, dan wawasan budaya antara mahasiswa Indonesia dengan guru serta siswa di Tailan Selatan.

Pada aspek Engagement, mahasiswa terlibat aktif bersama guru dalam merancang aktivitas pembelajaran yang menarik. Selanjutnya, Empowerment diwujudkan melalui peningkatan kapasitas guru dan siswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi internasional.

Adapun Employability diperoleh mahasiswa melalui pengalaman mengajar di lingkungan multikultural, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, kreativitas, serta adaptasi terhadap lingkungan pendidikan global.

Kepala UPT Kerja Sama dan Urusan Internasional (KUI) UPGRIS, Dr. Nur Hidayat, M.Hum., menjelaskan bahwa penguatan kemampuan bahasa merupakan salah satu tujuan penting dari kerja sama dengan Al Hidayah Foundation.

"Bahasa merupakan jembatan utama dalam membangun kolaborasi internasional. Melalui mahasiswa PBI, kami berharap sekolah mitra memperoleh pengalaman pembelajaran bahasa Inggris yang lebih komunikatif sekaligus memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Tailan," jelasnya.

Guru bahasa Inggris di salah satu sekolah mitra di Hat Yai mengapresiasi metode yang diterapkan mahasiswa UPGRIS.

"Siswa terlihat lebih berani berbicara menggunakan bahasa Inggris karena pembelajaran dilakukan melalui permainan, dialog, dan aktivitas yang menyenangkan. Metode ini membuat mereka tidak takut melakukan kesalahan dan lebih percaya diri untuk berkomunikasi," tuturnya.

Salah seorang mahasiswa PBI peserta program mengaku bahwa pengalaman mengajar di Tailan Selatan memberikan tantangan sekaligus pembelajaran yang berharga.

"Kami belajar bahwa bahasa bukan sekadar mata pelajaran, tetapi juga alat untuk membangun hubungan dengan orang lain. Ketika siswa mulai berani berbicara dalam bahasa Inggris, kami merasa tujuan pembelajaran telah tercapai. Pengalaman ini membuat kami semakin siap menjadi pendidik yang mampu bekerja di lingkungan internasional," ungkapnya.

Program ini juga memperkuat implementasi MBKM karena mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung di luar negeri yang mengintegrasikan kompetensi akademik dengan pengembangan karakter global.

Melalui interaksi dengan guru dan siswa di Tailan Selatan, mereka belajar menghargai keberagaman budaya sekaligus mengembangkan kemampuan profesional sebagai calon pendidik.

Melalui kontribusi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, UPGRIS kembali menunjukkan bahwa Kerja Sama Internasional bersama Al Hidayah Foundation tidak hanya menghadirkan mobilitas akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

Program PPL Internasional dan KKN Internasional di Hat Yai, Tailan Selatan, menjadi implementasi konkret IPCSA 5E, mendukung MBKM, serta memperkuat jejaring Pendidikan Internasional yang berorientasi pada peningkatan kompetensi global peserta didik.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI