Digitalisasi Maritim Berkelanjutan, Wisuda ke-52 Politeknik Bumi Akpelni Siapkan SDM Cerdas Siap Kerja

Politeknik Bumi Akpelni meluluskan 106 wisudawan, terdiri dari 37 lulusan Prodi TROK (Nautika), 38 lulusan Prodi TRPK (Teknika), 4 lulusan Prodi MPLM, dan 27 lulusan Prodi Transportasi Laut.

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:03 WIB
Digitalisasi Maritim Berkelanjutan, Wisuda ke-52 Politeknik Bumi Akpelni Siapkan SDM Cerdas Siap Kerja
Wisuda ke-52 Perwira Pelayaran Niaga dan Program Sarjana Terapan Politeknik Bumi Akpelni 2025, yang digelar di UTC Semarang, Selasa (21/10/2025).

WAWASAN.NEWS, Dunia maritim tengah memasuki babak baru yang menuntut keseimbangan antara kemajuan teknologi digital dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Pergeseran besar ini tidak hanya mengubah cara kerja industri pelayaran, tetapi juga menuntut lahirnya sumber daya manusia (SDM) maritim yang adaptif, cerdas digital, dan berwawasan lingkungan.

Direktur Politeknik Bumi Akpelni (PBA), Capt. Dr. Cahya Fajar Budi Hartanto, M.Mar., M.Si., menegaskan bahwa transformasi tersebut kini menjadi fokus utama lembaganya dalam menyiapkan generasi pelaut dan tenaga logistik masa depan.

“Kami mengusung tema besar bagaimana mengombinasikan digitalisasi dan keberlanjutan di dunia maritim. Jadi tidak hanya bicara soal peningkatan teknologi, tetapi juga bagaimana transportasi laut tetap ramah lingkungan,” ujar Capt. Cahya.

Pernyataan itu disampaikannya dalam Wisuda ke-52 Perwira Pelayaran Niaga dan Program Sarjana Terapan Politeknik Bumi Akpelni 2025, yang digelar di UTC Semarang, Selasa (21/10/2025).

Pada kesempatan tersebut, Politeknik Bumi Akpelni meluluskan 106 wisudawan, terdiri dari 37 lulusan Prodi TROK (Nautika), 38 lulusan Prodi TRPK (Teknika), 4 lulusan Prodi MPLM, dan 27 lulusan Prodi Transportasi Laut.

Menurut Capt. Cahya, industri maritim global kini bergerak menuju sistem yang serba digital—mulai dari e-logistik, e-procurement, hingga e-warehousing.

Aktivitas di pelabuhan dan kapal pun semakin banyak dilakukan melalui sistem elektronik dan otomatisasi.

Namun, di tengah laju inovasi teknologi, muncul pula kesadaran baru akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Perkembangan teknologi di dunia maritim sudah mengarah pada konsep decarbonizing dan zero emission. Bahkan ada kapal yang sudah menggunakan bahan bakar gas untuk mengurangi emisi. Indonesia mulai mengarah ke sana, dengan pelabuhan-pelabuhan yang kini memiliki fasilitas penampungan limbah kapal,” jelasnya.

Transformasi digital ini diyakini bukan hanya memodernisasi operasional pelayaran, tetapi juga membuka peluang besar untuk efisiensi energi dan pengelolaan lingkungan laut secara lebih bertanggung jawab.

Pendidikan Maritim Adaptif dan Terintegrasi Industri

Sebagai institusi pendidikan vokasi, Politeknik Bumi Akpelni menyesuaikan kurikulumnya dengan perkembangan industri terkini melalui konsep teaching factory—yakni sistem pembelajaran yang mereplikasi suasana dan perangkat industri nyata di lingkungan kampus.

“Untuk program studi Transportasi Laut dan Manajemen Pelabuhan Logistik, kami menyiapkan software dan perangkat yang digunakan langsung oleh industri. Jadi bukan sekadar simulasi, tapi sistem operasional yang benar-benar real,” tutur Capt. Cahya.

Komposisi pembelajaran di Akpelni terdiri atas 60–70 persen praktik dan 30–40 persen teori, memastikan para taruna siap bekerja di lapangan dengan kemampuan teknis yang teruji.

Selain itu, mahasiswa juga memperoleh sertifikasi profesi berstandar nasional dan internasional, termasuk standar dari International Maritime Organization (IMO) yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan.

Untuk bidang logistik dan manajemen pelabuhan, taruna memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang mencakup berbagai sertifikasi tambahan seperti logistik, ekspor-impor, administrasi pelabuhan, kemampuan bahasa Inggris, dan komputer.

“Sekarang industri lebih percaya pada uji kompetensi dari pihak ketiga. Jadi bukan hanya nilai dari dosen, tapi sertifikat yang membuktikan kemampuan nyata. Itu membuat lulusan kami lebih siap bersaing,” tambahnya.

Wawasan Lingkungan Jadi Fondasi Utama

Dalam kesempatan tersebut, Capt. Cahya juga menegaskan pentingnya kesadaran lingkungan bagi seluruh lulusan kemaritiman.

“Dewasa ini, kita tidak hanya bicara soal peningkatan teknologi, tapi juga bagaimana mendukung transportasi laut yang berkelanjutan, ramah alam, serta lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, digitalisasi dan keberlanjutan bukan dua hal yang terpisah. Inovasi seperti mesin industri rendah emisi dan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan menjadi bukti nyata bahwa dunia maritim berupaya menekan efek rumah kaca dan perubahan iklim.

“Kesadaran seperti ini perlu dibangun sejak dini. Laut harus dijaga agar senantiasa terawat, karena itu adalah tempat mereka bekerja dan berkarir,” tegas peraih gelar doktor dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.

Dukung Visi Nasional dan Global

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., turut memberikan apresiasi kepada Politeknik Bumi Akpelni yang konsisten melahirkan SDM unggul di sektor transportasi laut dan logistik.

Menurutnya, PBA berperan penting dalam menyiapkan tenaga profesional yang mampu menjawab tantangan global sekaligus mendukung masa depan ekonomi maritim Indonesia.

“Lulusan PBA telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi dinamika industri global. Mereka menjadi bagian dari urat nadi perdagangan dunia yang kian bergantung pada transportasi laut yang efisien dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan langkah strategis ini, Politeknik Bumi Akpelni semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi kemaritiman yang adaptif terhadap digitalisasi sekaligus berkomitmen menjaga kelestarian laut Indonesia.

Transformasi digital yang berpadu dengan semangat keberlanjutan bukan sekadar visi masa depan, tetapi kenyataan yang kini sedang diwujudkan—melahirkan generasi pelaut cerdas digital, tangguh di laut, dan peduli terhadap bumi.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI