City Gas Tour Hadir di Sidoarjo, PGN dan Pemkab Dorong UMKM Beralih ke Gas Bumi

Kolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo juga diarahkan untuk memperluas penggunaan energi yang dinilai praktis, aman dan lebih ramah lingkungan, terutama di tengah pesatnya perkembangan sektor UMKM di wilayah tersebu

Selasa, 8 September 2026 - 16:26 WIB
City Gas Tour Hadir di Sidoarjo, PGN dan Pemkab Dorong UMKM Beralih ke Gas Bumi

WAWASAN.NEWS – Upaya memperluas pemanfaatan energi bersih terus dilakukan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Salah satu langkahnya diwujudkan melalui City Gas Tour 2026 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan aktivitas olahraga dan hiburan. PGN menjadikannya sebagai momentum untuk mengenalkan gas bumi kepada masyarakat sekaligus mendorong penggunaannya untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rumah tangga, UMKM, sektor komersial hingga industri.

Kolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo juga diarahkan untuk memperluas penggunaan energi yang dinilai praktis, aman dan lebih ramah lingkungan, terutama di tengah pesatnya perkembangan sektor UMKM di wilayah tersebut.

Sidoarjo Punya Potensi Besar
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Moh. Bahrul Amiq, mengatakan kebutuhan terhadap energi yang lebih ramah lingkungan semakin penting seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Sidoarjo memiliki 18 kecamatan dan 353 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa. Jika memperhitungkan mobilitas masyarakat pada siang dan malam hari, jumlah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2,3 juta orang.

Menurut Amiq, besarnya aktivitas ekonomi membuat kebutuhan energi menjadi salah satu faktor penting dalam menopang pertumbuhan daerah.

"Sidoarjo dikenal sebagai daerah UMKM yang tumbuh dan berkembang sedemikian rupa. Oleh karenanya, kehadiran energi ramah lingkungan itu menjadi sebuah kebutuhan untuk menunjang pertumbuhan UMKM," kata Amiq.

Ia menilai penggunaan energi bersih juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kualitas lingkungan hidup.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah pencemaran udara. Amiq menyebut emisi dari kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang terbesar.

"Sumbangsih emisi terbesar berasal dari kendaraan bermotor yaitu sekitar 60 persen," ujarnya.

Dorong Pelaku Usaha Tinggalkan Bahan Bakar Tak Ramah Lingkungan
Selain sektor transportasi, Pemkab Sidoarjo juga melihat masih terdapat kegiatan ekonomi yang menggunakan sumber energi kurang ramah lingkungan.

Bahkan, menurut Amiq, masih ditemukan pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan bakar untuk aktivitas ekonomi. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena berdampak terhadap kualitas lingkungan.

Karena itu, penggunaan gas bumi diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi pelaku usaha.

Dengan beralih ke energi yang lebih bersih, kegiatan UMKM dan sektor ekonomi lainnya diharapkan tetap dapat berkembang tanpa menambah beban terhadap lingkungan.

Amiq menegaskan Pemkab Sidoarjo terbuka untuk terus bersinergi dengan PGN dalam memperluas pemanfaatan gas bumi.

"Kita cintai negeri kita, kita cintai generasi kita dengan berkontribusi untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan penyediaan energi gas bumi yang ramah lingkungan," katanya.

Lebih dari 500 Warga Ikuti City Gas Tour
City Gas Tour 2026 di Sidoarjo mendapat sambutan positif dari masyarakat. Lebih dari 500 peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang digelar di kawasan CFD.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Fun Walk. Tak hanya berjalan bersama, peserta juga diajak melakukan aksi bersih-bersih sampah di sepanjang rute kegiatan.

Area Head PGN Wilayah Sidoarjo, Heri Frastiono, mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat untuk menggabungkan edukasi energi dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Dalam kegiatan City Gas Tour, kami mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan, sekaligus menggiatkan pemahaman mengenai energi yang bersih, ramah lingkungan, praktis yaitu gas bumi," ujar Heri.

Menurutnya, Sidoarjo memiliki potensi besar dalam pemanfaatan gas bumi karena daerah tersebut menjadi salah satu penyangga aktivitas ekonomi Jawa Timur.

Pertumbuhan manufaktur, UMKM hingga kawasan permukiman membuat kebutuhan terhadap energi yang aman dan efisien terus meningkat.

Kenalkan GasLink untuk Wilayah Belum Terjangkau Pipa
Dalam kegiatan tersebut, PGN juga memperkenalkan pemanfaatan gas bumi melalui demo memasak menggunakan GasLink.

Produk tersebut menggunakan gas bumi berbasis beyond pipeline, yakni compressed natural gas (CNG), sehingga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang belum mendapatkan akses jaringan pipa gas.

Heri menjelaskan penggunaan gas bumi untuk memasak memiliki sejumlah keunggulan dari sisi kepraktisan dan efisiensi.

"Dengan menggunakan gas bumi untuk memasak, selain lebih bersih api yang dihasilkan cepat merata sehingga proses memasak menjadi lebih efisien, praktis dan memudahkan kebutuhan dapur sehari-hari," katanya.

Pemanfaatan gas bumi juga tidak terbatas untuk memasak. Energi tersebut dapat digunakan untuk pemanas air, oven hingga mendukung aktivitas usaha seperti laundry.

Keselamatan Jadi Bagian dari Edukasi
PGN turut memberikan pemahaman mengenai aspek keselamatan dalam penggunaan gas bumi.

Masyarakat perlu mengetahui cara penggunaan yang benar, termasuk langkah mitigasi apabila terjadi kendala maupun insiden. Edukasi tersebut dinilai penting agar manfaat gas bumi dapat dirasakan secara optimal tanpa mengabaikan faktor keamanan.

Heri mengatakan PGN akan terus memperluas sosialisasi melalui berbagai saluran.

Selain bertemu langsung dengan masyarakat melalui kegiatan komunitas, sosialisasi dilakukan melalui metode door-to-door, media sosial, media elektronik dan media cetak.

Kelompok masyarakat seperti PKK juga menjadi salah satu sasaran edukasi PGN untuk memperluas pemahaman mengenai penggunaan gas bumi.

Perluasan Gas Bumi Jadi Agenda Berkelanjutan
Heri menegaskan PGN akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di Sidoarjo.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan infrastruktur sekaligus peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kolaborasi PGN dan Pemkab Sidoarjo diharapkan dapat membuka semakin banyak akses terhadap energi gas bumi, khususnya bagi sektor UMKM yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Di sisi lain, penggunaan energi yang lebih bersih diharapkan ikut mendukung upaya menjaga kualitas lingkungan dan memperkuat ketahanan energi secara berkelanjutan.

City Gas Tour 2026 pun menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan edukasi tersebut kepada masyarakat, dengan membawa pesan bahwa pertumbuhan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI