30 Emas Popda Jateng 2026 Jadi Bukti Pembinaan Atlet Salatiga Makin Bersinar
SALATIGA – Torehan 30 medali emas dan total 76 medali mengantarkan kontingen Salatiga meraih Juara III Umum Popda Jawa Tengah 2026. Capaian tersebut melampaui target awal masuk lima besar sekaligus menjadi bukti pembinaan atlet pelajar di Kota Salatiga semakin kompetitif.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kota Salatiga, yang digelar di Halaman Wali Kota Salatiga, Jumat (11/9/2026). Momen tersebut sekaligus menjadi syukuran atas keberhasilan kontingen Salatiga menembus tiga besar Popda Jateng 2026.
Dari 76 medali yang diraih, sebanyak 30 merupakan emas, 19 perak, dan 27 perunggu. Capaian ini menunjukkan pembinaan olahraga di Salatiga mulai menghasilkan prestasi yang semakin kompetitif di tingkat Jawa Tengah.
Penghargaan Juara III Umum Popda Jateng 2026 turut diserahkan kepada perwakilan atlet sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka. Di balik setiap medali, ada latihan panjang, disiplin, kegigihan, serta dukungan orang tua, pelatih, sekolah, organisasi olahraga, dan pemerintah.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menegaskan, prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses yang konsisten dan kolaborasi banyak pihak untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing.
“Saya selalu mengapresiasi atlet-atlet di Salatiga ini yang terus berjuang dan meraih prestasi setinggi-tingginya. Kami percaya bahwa olahraga ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga lintas unsur dan semua pihak,” ujarnya.
Menurut Robby, semangat Haornas tidak boleh hanya berhenti pada pencapaian para atlet. Lebih jauh, olahraga harus menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Olahraga, kata dia, perlu ditempatkan bukan sekadar aktivitas saat menghadapi pertandingan, tetapi sebagai kebiasaan dan kebutuhan untuk menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
Karena itu, Robby mengajak masyarakat membangun tujuh kebiasaan hidup sehat, yakni bangun pagi, beribadah, olahraga, makan sehat dan bergizi, berkarya, bermasyarakat, serta tidak tidur larut malam.
“Harapannya olahraga ini bisa kita terapkan setiap hari, sehingga menjadi sebuah kebiasaan dan kebutuhan,” lanjutnya.
Peringatan Haornas ke-43 diikuti atlet, pelajar, anggota Kormi, serta para pelaku olahraga di Kota Salatiga. Hadir pula jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, dan berbagai unsur yang selama ini turut menopang perkembangan olahraga di Salatiga.
Suasana semakin semarak melalui senam bersama dan challenge berhadiah. Kegiatan tersebut menjadi cara untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak warga bergerak aktif.
Bagi Pemkot Salatiga, Juara III Umum Popda Jateng bukan garis akhir. Capaian 30 emas dan total 76 medali menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan, menemukan bibit-bibit baru, serta membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak atlet berprestasi.
Pada saat yang sama, semangat olahraga diharapkan tumbuh di tengah masyarakat. Atlet berprestasi melahirkan kebanggaan, sementara masyarakat yang aktif bergerak melahirkan kota yang lebih sehat, produktif, dan tangguh.
Penulis: Kontributor Kota Salatiga
Editor: WH/DiskomdigiJtg
14 September 2026 - Yandip Prov Jateng (2)
14 September 2026 - Yandip Prov Jateng (2)
14 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)
14 September 2026 - Yandip Jateng Prov (3)
14 September 2026 - Yandip Prov Jateng (2)



