2.000 Peserta Padati Halaman Gubernuran Jateng, YJI Punya Program Baru untuk Kesehatan Jantung

Lebih dari 2.000 peserta memadati Halaman Gubernuran Jateng saat pelantikan pengurus YJI 2026-2031. Simak program kesehatan jantung.

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:45 WIB
2.000 Peserta Padati Halaman Gubernuran Jateng, YJI Punya Program Baru untuk Kesehatan Jantung
Ribuan peserta mengikuti senam jantung sehat yang digelar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Jawa Tengah di Halaman Gubernuran Jateng, Sabtu (29/8/2026)

SEMARANG, wawasan.news – Lebih dari 2.000 peserta dari berbagai klub jantung sehat di Jawa Tengah berkumpul di Halaman Gubernuran Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Jawa Tengah sekaligus menandai pergantian kepengurusan untuk periode 2026-2031.

Pada momentum tersebut, Hj. Sri Lestari Sudiro, S.E., S.H., M.H. secara resmi menyerahkan kepemimpinan YJI Jawa Tengah kepada dr. Dyah Anggraeni, M.Kes., Sp.PK. Pengurus baru kemudian dilantik oleh jajaran pengurus pusat YJI.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan tidak menghentikan berbagai program yang selama ini telah berjalan. Sebaliknya, kepengurusan baru didorong untuk mempertahankan program yang dinilai berhasil sekaligus memperluas jangkauan kegiatan YJI di tengah masyarakat.

Sri Lestari Sudiro menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Dyah Anggraeni. Menurutnya, pengalaman dan latar belakang Dyah sebagai dokter spesialis patologi klinik dapat menjadi bekal dalam mengembangkan organisasi serta program kesehatan jantung di Jawa Tengah.

“Saya percaya 1.000 persen kepada Ibu Dyah. Saya berharap visi dan misi YJI bisa dilanjutkan dan dikembangkan lebih berhasil,” katanya.

Sri Lestari juga memberikan apresiasi kepada seluruh donatur dan pihak yang selama ini ikut menopang berbagai kegiatan YJI Jawa Tengah.

Dukungan tersebut dinilai sangat penting, terutama untuk menjalankan kegiatan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan akses terhadap layanan maupun penanganan yang berkaitan dengan penyakit jantung.

YJI Jateng Siapkan Penguatan Kerja Sama Kesehatan

Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah dr. Dyah Anggraeni, M.Kes., Sp.PK. mengatakan, kepengurusan baru tidak akan langsung mengubah seluruh program yang sudah ada.

Program yang telah dirintis sebelumnya akan tetap dilanjutkan, sementara sejumlah aspek akan diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Rumah sakit, fasilitas kesehatan, BPJS, dunia usaha hingga kalangan pengusaha menjadi bagian dari jaringan kerja sama yang ingin diperluas.

“Kami akan melanjutkan program-program yang sudah bagus dan sudah dirintis oleh Ibu Sudiro. Kemudian kami meningkatkan sinergi dengan rumah sakit, fasilitas kesehatan, BPJS, perusahaan dan para pengusaha,” ujarnya.

Salah satu fokus kerja sama tersebut adalah memperluas edukasi mengenai pertolongan terhadap kondisi henti jantung mendadak. Masyarakat juga akan didorong mendapatkan pengetahuan mengenai bantuan hidup dasar sehingga dapat memberikan pertolongan awal sebelum pasien memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

Pelatihan tidak hanya direncanakan untuk kalangan fasilitas kesehatan. Lingkungan sekolah dan perusahaan juga menjadi sasaran agar pengetahuan mengenai pertolongan pertama dapat semakin luas diterapkan di masyarakat.

“Kami ingin mensosialisasikan pelatihan untuk penanganan henti jantung mendadak atau bantuan hidup dasar. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang bisa menangani dan menolong ketika terjadi kondisi tersebut di lapangan,” jelasnya.

Edukasi Jantung Menyasar Anak dan Remaja

Upaya pencegahan penyakit jantung juga akan diarahkan kepada generasi muda. YJI Jawa Tengah berencana memperkuat edukasi kesehatan jantung sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi.

Sasaran program mencakup pelajar SD, SMP, SMA hingga mahasiswa. Bentuk kegiatan akan disesuaikan dengan karakteristik dan usia peserta, termasuk melalui aktivitas olahraga.

Dyah menilai pembentukan kebiasaan hidup sehat sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Menurutnya, menjaga kesehatan jantung tidak seharusnya baru menjadi perhatian ketika seseorang telah memasuki usia dewasa.

“Penyakit jantung sekarang tidak menunggu tua. Karena itu, sejak muda anak-anak perlu diarahkan untuk gemar berolahraga dan menjaga kesehatan jantung,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, edukasi tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi. Anak-anak dan remaja juga diajak mengikuti aktivitas fisik seperti senam, lompat tali dan berbagai olahraga lainnya.

YJI Jawa Tengah turut menyiapkan pelatihan bagi para guru. Langkah tersebut diharapkan membuat edukasi mengenai olahraga dan kesehatan jantung dapat terus diterapkan di sekolah secara berkelanjutan.

Masyarakat Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rangkaian kegiatan di Halaman Gubernuran Jawa Tengah juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Masyarakat mendapat kesempatan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih dini.

Layanan yang tersedia antara lain pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan mata, ECG atau pemeriksaan jantung, radiologi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, hingga skrining kanker leher rahim.

Pelaksanaan layanan kesehatan tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Rotary, Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Rumah Sakit William Booth, RSUP Dr. Kariadi serta berbagai fasilitas dan tenaga kesehatan lainnya.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari langkah YJI Jawa Tengah dalam memperluas kegiatan promotif dan preventif. Pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui faktor risiko penyakit lebih awal sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kesehatan.

Ke depan, YJI Jawa Tengah akan mengedepankan pendekatan pencegahan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Edukasi mengenai pola hidup sehat, olahraga dan kesehatan jantung diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang dimulai sejak usia muda.

Dengan strategi tersebut, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung diharapkan tidak hanya muncul setelah adanya keluhan atau penyakit, tetapi sudah terbentuk melalui kebiasaan hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI