Teknik Mesin Universitas PGRI Semarang Jalin Kerja Sama dengan PT Akurasi Toolsindo untuk Pengembangan Produk dan Hilirisasi Teaching Factory
Diharapkan, hasil dari kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kompetensi lulusan Teknik Mesin, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam hilirisasi industri dan kemandirian manufaktur dalam negeri.
WAWASAN.NEWS, Program Studi Teknik Mesin Universitas PGRI Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Terbaru, Prodi Teknik Mesin resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Akurasi Toolsindo, sebuah perusahaan manufaktur terkemuka di bidang pembuatan perkakas dan sparepart kendaraan.
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan produk serta hilirisasi Teaching Factory (TeFa), yang menjadi salah satu program unggulan kampus dalam mendorong pembelajaran berbasis industri nyata.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa akan terlibat langsung dalam proses produksi sparepart kendaraan, mulai dari tahap desain, rekayasa, hingga proses manufaktur dan kontrol kualitas.
“Teaching Factory adalah jembatan antara teori di kelas dengan praktik di dunia kerja. Dengan hadirnya PT Akurasi Toolsindo sebagai mitra industri, kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang lebih aplikatif, sekaligus menghasilkan produk-produk inovatif yang bisa langsung dimanfaatkan oleh pasar,” ujar Kaprodi Teknik Mesin Universitas PGRI Semarang, Ir. Yuris Setioadi, M.T.
Sementara itu, Direktur Utama PT Akurasi Toolsindo, Bapak Teguh Pribadi, menyambut baik kolaborasi ini dan menilai kerja sama dengan dunia akademik sangat penting untuk menjawab tantangan industri ke depan.
“Kami percaya, sinergi dengan universitas seperti UPGRIS akan memperkuat ekosistem riset dan produksi nasional. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung, dan kami pun terbantu dengan ide-ide segar serta tenaga kerja terlatih yang siap pakai,” jelasnya.
Kerja sama ini mencakup beberapa agenda strategis, seperti:
-
Produksi bersama sparepart kendaraan berbasis kebutuhan pasar.
-
Program magang industri bagi mahasiswa.
-
Pelatihan teknologi manufaktur terkini.
-
Pengembangan riset terapan bersama antara dosen dan praktisi industri.
Diharapkan, hasil dari kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kompetensi lulusan Teknik Mesin, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam hilirisasi industri dan kemandirian manufaktur dalam negeri.
***



