Mahasiswa PGSD UPGRIS Berbagi Inovasi Pembelajaran di Tailan Selatan

Bersama Al Hidayah Foundation di Hat Yai, Tailan Selatan, program ini memperkuat implementasi MBKM, memperluas jejaring Pendidikan Internasional, serta menghadirkan Kerja Sama Internasional yang memberikan dampak nyata melalui penerapan nilai-nilai IPCSA 5E.

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:46 WIB
Mahasiswa PGSD UPGRIS Berbagi Inovasi Pembelajaran di Tailan Selatan
Bersama Al Hidayah Foundation di Hat Yai, Tailan Selatan, program ini memperkuat implementasi MBKM, memperluas jejaring Pendidikan Internasional, serta menghadirkan Kerja Sama Internasional yang memberikan dampak nyata melalui penerapan nilai-nilai IPCSA 5E.

WAWASAN.NEWS, Kreativitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) yaitu Saskia Maylanova, Galuh Hastutiningtyas, Elsan Rizki Triana, Intan Rahmadhani, Citra Dewi Aprilia, Juliani Amelia Pramesti dan Nintya Kusuma Wardani mendapat ruang untuk berkembang dalam program PPL Internasional dan KKN Internasional di Tailan Selatan.

Melalui kolaborasi bersama Al Hidayah Foundation, mahasiswa PGSD tidak hanya melaksanakan praktik mengajar, tetapi juga berbagi berbagai inovasi pembelajaran yang dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi MBKM yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di lingkungan pendidikan internasional.

Bertempat di sejumlah sekolah mitra di wilayah Hat Yai, mahasiswa memperkenalkan berbagai media pembelajaran sederhana, permainan edukatif, ice breaking, pembelajaran berbasis proyek, hingga pendekatan kontekstual yang mendorong siswa lebih aktif dalam proses belajar.

Berbekal pengalaman selama menempuh pendidikan di UPGRIS, mahasiswa PGSD merancang pembelajaran yang mudah diterapkan oleh guru tanpa memerlukan fasilitas yang rumit.

Berbagai media dibuat dari bahan sederhana yang tersedia di sekolah sehingga dapat digunakan kembali setelah program berakhir. Pendekatan ini mendapat sambutan positif dari guru dan siswa karena memberikan alternatif pembelajaran yang lebih variatif.

Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan representasi kualitas pendidikan yang dimiliki universitas.

"Mahasiswa PGSD UPGRIS membawa semangat inovasi ke sekolah-sekolah mitra di Tailan Selatan. Mereka menunjukkan bahwa kreativitas dalam pembelajaran tidak selalu bergantung pada teknologi yang mahal, tetapi lahir dari kemampuan memahami kebutuhan siswa dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna," ujarnya.

Selain praktik mengajar, mahasiswa juga berdiskusi dengan guru mengenai strategi pembelajaran aktif yang dapat diterapkan sesuai karakteristik peserta didik. Interaksi tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman antara pendidik Indonesia dan Tailan, sehingga kedua belah pihak memperoleh wawasan baru mengenai praktik pembelajaran yang efektif.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari kerangka IPCSA 5E yang menjadi dasar pengembangan Kerja Sama Internasional di UPGRIS.

Pilar Education diwujudkan melalui praktik pembelajaran inovatif di sekolah mitra. 

Exchange berlangsung ketika mahasiswa dan guru saling berbagi pengalaman mengenai metode pembelajaran, pengelolaan kelas, serta penggunaan media ajar yang sesuai dengan konteks masing-masing negara.

Pada aspek Engagement, mahasiswa terlibat secara aktif bersama guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran.

Sementara itu, Empowerment diwujudkan melalui transfer pengetahuan dan keterampilan yang memungkinkan guru mengembangkan inovasi pembelajaran secara mandiri setelah program selesai.

Adapun Employability diperoleh mahasiswa melalui pengalaman bekerja di lingkungan multikultural, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, berpikir kreatif, berkolaborasi, dan memecahkan masalah dalam konteks pendidikan internasional.

Kepala UPT Kerja Sama dan Urusan Internasional (KUI) UPGRIS, Dr. Nur Hidayat, M.Hum., menilai bahwa inovasi yang dibawa mahasiswa menjadi salah satu nilai tambah dalam kemitraan dengan Al Hidayah Foundation.

"Kerja sama internasional yang baik tidak hanya menghadirkan mobilitas mahasiswa, tetapi juga menghasilkan pertukaran pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Inovasi pembelajaran yang dibagikan mahasiswa menjadi contoh nyata kontribusi akademik UPGRIS kepada sekolah-sekolah mitra," jelasnya.

Guru mitra di salah satu sekolah dasar di Hat Yai mengaku memperoleh inspirasi baru dari kegiatan yang dilakukan mahasiswa PGSD.

"Mahasiswa UPGRIS memiliki banyak ide kreatif yang mudah diterapkan di kelas. Mereka mampu mengubah suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sehingga siswa lebih aktif dan percaya diri. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut karena memberikan manfaat bagi guru maupun peserta didik," tuturnya.

Salah seorang mahasiswa PGSD peserta program mengungkapkan bahwa pengalaman berbagi inovasi pembelajaran di Tailan Selatan menjadi pembelajaran yang sangat berharga.

"Kami belajar bahwa setiap sekolah memiliki karakteristik yang berbeda. Tantangannya adalah menyesuaikan metode pembelajaran agar tetap efektif dan sesuai dengan budaya setempat. Pengalaman ini membuat kami semakin percaya diri sebagai calon guru yang siap mengajar di mana pun," ungkapnya.

Melalui kegiatan berbagi inovasi pembelajaran ini, UPGRIS kembali menunjukkan bahwa PPL Internasional dan KKN Internasional tidak hanya menjadi wahana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga media berbagi praktik baik kepada sekolah mitra.

Bersama Al Hidayah Foundation di Hat Yai, Tailan Selatan, program ini memperkuat implementasi MBKM, memperluas jejaring Pendidikan Internasional, serta menghadirkan Kerja Sama Internasional yang memberikan dampak nyata melalui penerapan nilai-nilai IPCSA 5E.

***

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI