Mahasiswa Magang Kependidikan UPGRIS Sosialisasi “Generasi Muda Tangguh Bencana” melalui Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick di SMP PGRI 1 Semarang

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Perubahan Iklim yang diinisiasi oleh tim mahasiswa sebagai bentuk pengabdian sekaligus edukasi kepada generasi muda.

Rabu, 15 April 2026 - 12:01 WIB
Mahasiswa Magang Kependidikan UPGRIS Sosialisasi “Generasi Muda Tangguh Bencana” melalui Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick di SMP PGRI 1 Semarang
kegiatan bertajuk “Mengatasi Bencana Melalui Aksi Nyata” yang dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026.

WAWASAN.NEWS, SEMARANG, Upaya meningkatkan kesadaran terhadap dampak perubahan iklim terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan.

SMP PGRI 1 Semarang menjadi salah satu sekolah yang aktif membekali siswanya dengan keterampilan mitigasi bencana melalui kegiatan bertajuk “Mengatasi Bencana Melalui Aksi Nyata” yang dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Perubahan Iklim yang diinisiasi oleh tim mahasiswa sebagai bentuk pengabdian sekaligus edukasi kepada generasi muda.

Mengangkat tema “Generasi Muda dalam Mitigasi Bencana Melalui Aksi Nyata Menjaga Lingkungan”, program ini berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan siswa terhadap ancaman banjir dan rob yang kerap melanda wilayah Kota Semarang.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan sesi edukasi mengenai penyebab dan dampak banjir yang disampaikan secara interaktif menggunakan media presentasi dan video simulasi.

Siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga visualisasi nyata tentang penanggulangan bencana.

Selanjutnya, siswa yang tergabung dalam kegiatan OSIS dan MPK mengikuti simulasi mitigasi melalui praktik pembuatan ecobrik dari botol bekas.

Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah sebagai langkah preventif dalam mengurangi risiko banjir.

Puncak kegiatan ditandai dengan aksi nyata berupa kerja bakti membersihkan saluran air dan lingkungan sekolah.

Dengan penuh semangat, para siswa bersama tim mahasiswa bergotong royong mengangkat sampah yang berpotensi menyumbat drainase.

Aksi ini menjadi bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam menjaga lingkungan sekaligus mencegah bencana.

Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara edukasi, praktik, dan aksi nyata, SMP PGRI 1 Semarang berkomitmen menjadi sekolah yang tangguh terhadap bencana sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan aman.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran generasi muda sangat penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Melalui langkah sederhana namun berdampak nyata, siswa telah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari lingkungan sekolah.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI