Kinerja Terus Menguat, BPRS Kedung Arto Siapkan Ekspansi dan Inovasi Layanan Syariah

Penguatan kinerja tersebut tercermin dari pertumbuhan jumlah nasabah yang kini mendekati 30 ribu, tersebar di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang.

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB
Kinerja Terus Menguat, BPRS Kedung Arto Siapkan Ekspansi dan Inovasi Layanan Syariah
Salah satunya adalah event olahraga “Balapan Mlayu” yang digelar dalam rangka perayaan ulang tahun ke-35.

WAWASAN.NEWS, SEMARANG, Memasuki usia ke-35 tahun, BPRS Kedung Arto menunjukkan tren kinerja yang semakin solid pasca transformasi menjadi bank syariah.
Sejak resmi beralih pada 2022, lembaga keuangan ini tidak hanya mampu mempertahankan basis nasabah lama, tetapi juga berhasil memperluas segmen pasar baru berbasis syariah.

Direktur Utama BPRS Kedung Arto, Eko Hadi Purwanto, menegaskan bahwa transformasi ke sistem syariah menjadi titik penting dalam perjalanan perusahaan.

Awalnya, terdapat kekhawatiran terkait potensi pergeseran pasar. Namun dalam praktiknya, kondisi justru menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

“Alhamdulillah, sejak konversi ke syariah, kinerja kami terus meningkat. Segmen konvensional tetap eksis, bahkan kami berhasil menambah segmen baru yang sesuai dengan prinsip syariah. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap BPRS Kedung Arto semakin kuat,” ujarnya.

Penguatan kinerja tersebut tercermin dari pertumbuhan jumlah nasabah yang kini mendekati 30 ribu, tersebar di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang.

Basis nasabah yang besar ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mendorong ekspansi ke depan.

Selain itu, BPRS Kedung Arto juga terus memperkuat jaringan layanan. Saat ini, perusahaan telah memiliki 4 kantor cabang dan 4 kantor kas yang aktif melayani masyarakat.

Ke depan, peningkatan status kantor kas menjadi salah satu fokus utama agar kapasitas layanan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan nasabah secara lebih luas.

Tidak berhenti di situ, strategi pengembangan juga diarahkan pada ekspansi wilayah.

Pada tahun 2027, BPRS Kedung Arto menargetkan pembukaan cabang baru di Kudus atau Solo sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan pasar di Jawa Tengah.

“Kami ingin tumbuh secara sehat dan terukur. Kantor yang sudah ada harus kuat dan produktif terlebih dahulu, sehingga ekspansi yang dilakukan benar-benar memberikan dampak positif bagi perusahaan,” tambah Eko.

Dari sisi produk, kinerja BPRS Kedung Arto juga ditopang oleh portofolio layanan yang semakin variatif dan kompetitif.

Produk-produk unggulan seperti pembiayaan talangan umrah, talangan haji, serta cicilan emas menjadi pilihan utama masyarakat.

Produk-produk ini tidak hanya relevan secara kebutuhan, tetapi juga memberikan nilai tambah berbasis prinsip syariah.

Sementara itu, program tabungan Arista menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan dana pihak ketiga.

Program ini dirancang sebagai tabungan berjangka selama dua tahun dengan sistem penilaian berbasis kedisiplinan setoran.

Setoran awal dimulai dari Rp200 ribu per bulan, dan konsistensi nasabah menjadi kunci utama untuk mendapatkan kesempatan mengikuti undian.

Menariknya, setiap periode program Arista selalu menghadirkan undian grand prize berupa satu unit mobil, yang terbukti mampu meningkatkan minat masyarakat untuk menabung secara rutin.

Saat ini, program tersebut telah memasuki periode ketujuh dan terus menunjukkan performa yang stabil.

“Kami melihat rata-rata peningkatan saldo yang cukup signifikan dari program ini. Artinya, kesadaran masyarakat untuk menabung semakin baik, sekaligus memperkuat kinerja keuangan perusahaan,” jelasnya.

Selain fokus pada penguatan bisnis inti, BPRS Kedung Arto juga активно membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan.

Salah satunya adalah event olahraga “Balapan Mlayu” yang digelar dalam rangka perayaan ulang tahun ke-35.

Kegiatan ini mendapat respons luar biasa dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.300 orang, melampaui target awal sebanyak 1.000 peserta.

Tingginya antusiasme ini tidak hanya menjadi indikator keberhasilan event, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan jaringan dan database nasabah potensial.

Pemegang Saham BPRS Kedung Arto, Rita Ermawati, menilai bahwa kegiatan semacam ini menjadi bagian penting dari strategi penguatan branding perusahaan, khususnya dalam memperkenalkan identitas sebagai bank syariah kepada masyarakat luas.

“Kami ingin masyarakat semakin mengenal BPRS Kedung Arto sebagai lembaga keuangan syariah yang modern dan dekat dengan berbagai kalangan. Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang,” ungkapnya.

Dengan kinerja yang terus menguat, didukung oleh inovasi produk, penguatan jaringan, serta strategi ekspansi yang matang, BPRS Kedung Arto optimistis mampu menjaga tren pertumbuhan positif di masa mendatang.

Momentum 35 tahun perjalanan ini menjadi bukti bahwa adaptasi dan inovasi merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika industri keuangan.

Ke depan, BPRS Kedung Arto berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan syariah yang unggul, inklusif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI