Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Semarang Meningkat
UNGARAN – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapperida Kabupaten Semarang M Muslih menyebut antusiasme masyarakat melakukan inovasi di berbagai bidang terus meningkat. Salah satu indikatornya, umlah peserta lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Hal ini berdampak positif pada peningkatan indeks inovasi daerah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, serta menekan angka pengangguran terbuka,” katanya usai acara penyerahan penghargaan kepada para pemenang Krenova 2026, di pendapa rumah dinas bupati setempat, Selasa (3/11/2026) siang.
Disampaikan, pada gelaran Krenova 2024 tercatat ada 53 peserta. Tahun berikutnya ada 78 inventor yang bersaing, dan pada 2026 ini ada 107 orang yang beradu inovasi. Termasuk dua OPD, yakni Dispendukcapil dan DPMPTSP.
Sedangkan angka indeks inovasi daerah (IDD) Kabupaten Semarang pada 2025, lanjutnya, tercatat 62,14. Pencapaian itu meningkat dibanding tahun sebelumnya, 53,29. Kabupaten Semarang berada di peringkat 89 dari 415 kabupaten se tanah air, sedangkan di Jawa Tengah berada di peringkat 17 dari 29 kabupaten.
Pada tahun ini, kata Muslih, pihaknya mengunggah 61 inovasi ke Sistem Informasi Pemetaan Hasil Penelitian dan Pengembangan (Sitalitbang). Jumlah itu lebih banyak dibanding tahun lalu, yang hanya 48 inovasi.
“Sehingga Kita mentargetkan, Kabupaten Semarang masuk kategori sangat inovatif, atau meningkat dari tahun lalu kategori inovatif,” tuturnya lagi.
Wakil Bupati Semarang Nur Arifah yang menegaskan, budaya inovatif harus terus dikembangkan. Salah satunya, dengan melibatkan para pemangku kepentingan sampai ke tingkat desa.
“Sehingga dapat melaksanakan inovasi, minimal satu tahun satu inovasi,” pungkasnya.
Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng
04 November 2026 - Yandip Jateng Prov (3)
04 November 2026 - Yandip Jateng Prov (3)
04 November 2026 - Yandip Jateng Prov (3)
04 November 2026 - Yandip Jateng Prov (3)
04 November 2026 - Yandip Prov Jateng (2)



