Bupati Dyah Kartika Resmikan Ekspansi Manufaktur PT GCPI di KIK

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:04 WIB
Bupati Dyah Kartika Resmikan Ekspansi Manufaktur PT GCPI di KIK

KENDAL – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari meresmikan ekspansi fasilitas manufaktur PT Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) di Kawasan Industri Kendal (KIK), Selasa (6/10/2026).

“Ekspansi tersebut merupakan langkah strategis yang diharapkan semakin menguatkan posisi PT GCPI, serta menciptakan lapangan kerja dengan standar produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ujar bupati.

Bupati menyoroti dampak positif dari geliat investasi industri terhadap perekonomian daerah. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada triwulan III 2026 secara year-on-year mencatatkan angka 8,57 persen, yang menjadikan Kendal sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut bupati, capaian positif tersebut salah satunya didorong oleh keaktifan Kawasan Industri Kendal (KIK). Sejak diresmikan pada November 2016 hingga September 2026, KIK berhasil menarik 143 investor/tenant, dengan total nilai investasi mencapai Rp197 triliun dan memproyeksikan penyerapan tenaga kerja sekitar 79 ribu orang. Dari total tenant tersebut, sebanyak 72 perusahaan telah beroperasi secara penuh.

Bupati menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga iklim investasi yang aman, kondusif, dan responsif melalui pelayanan birokrasi yang cepat, serta transparan demi kemajuan bersama.

Sementara itu, CEO GCPI, Rajesh Sethuraman mengatakan, Indonesia memiliki posisi penting dalam strategi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

Disampaikan, Godrej telah hadir di Indonesia sejak 2010, hingga kini bisnis perusahaan terus berkembang dengan baik. Maka dari itu, fasilitas baru di Kendal dibangun untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan, dan memperkuat platform manufaktur Godrej di Indonesia.

“Tentunya perusahaan ingin terus melayani konsumen di Indonesia. Namun lebih dari itu, kami juga menggunakan ini sebagai peluang untuk mengekspor ke pasar lainnya,” kata Rajesh.

Rajesh menegaskan, perusahana tentunya akan berjalan inklusif bersama masyarakat sekitar, karena pertumbuhan bisnis harus menciptakan lebih banyak peluang bagi komunitas lokal.

Executive Director PT Kawasan Industri Kendal, Juliani Kusumaningrum menyambut baik ekspansi GCPI di Kawasan Industri Kendal, karena akan mendorong kemajuan ekonomi di kawasan, sekaligus menambah daftar perusahaan yang sudah beroperasi.

“Salah satu kontribusi investasi terbaru datang dari Godrej, yang menanamkan modal sebesar Rp506 miliar khusus di Kendal, dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 680 orang,” kata Juliani.

Juliani menambahkan, sebelumnya ada 143 perusahan di KIK, dan dengan hadirnya ekspansi GCPI kini telah bertambah menjadi 144 perusahaan telah terdaftar di kawasan.

“Dari total tersebut, 72 perusahaan sudah beroperasi secara penuh, sementara 27 perusahaan lainnya masih dalam tahap konstruksi,” terang Juliani.

Menurutnya, potensi nilai investasi kawasan ini diproyeksikan terus bertambah seiring penyelesaian pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang masih berjalan.

Penulis: Diskominfo Kendal/Heri
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

redaksi www.wawasan.news
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI
Baca berita terkini dan terbaru hari ini langsung via smartphone kamu. Pilih saluran Google News dan Ikuti Saluran kami di Whatsapp DISINI